Sulutnews.com Bengkulu Selatan – Seorang jurnalis perempuan berinisial YS resmi akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini atasan oknum TNI yang bersangkutan, untuk meminta yang bersangkutan di proses sesuai aturan yang ada. Hal itu YS sampaikan karena apa yang di lakukan oleh oknum TNI tersebut sangat tidak pantas mengingat yang bersangkutan belum sesama kenal dengan jurnalis YS.
YS juga menyatakan setelah melakukan koordinasi dirinya juga akan sesegera mingkin melaporkan seorang oknum TNI berinisial [Inisial Pelaku] ke Unit Pelayanan Perempuan, Kepolisian atas dugaan pelecehan yang mengarah ke Seksual Berbasis Elektronik (KSBE), yang mana oknum TNI yang bersangkutan mengajak YS ke penginapan.
Korban merasa dilecehkan secara psikologis setelah pelaku yang baru dikenalnya mengeluarkan pernyataan yang tidak pantas mengarah ke seksual dengan mengirimkan pesan melalui WhatsApp berisi ajakan ke penginapan.
Akun atas nama AlQodri19 yang diduga akun oknum TNI menghubungi salah satu jurnalis perempuan YS dengan bahasa yang sangat tidak layak, “mengajak YS jalan jalan dan sesudah itu ke penginapan” hal itu lah penyebab YS sangat terpukul merasa dirinya selaku perempuan di lecehkan dengan sangat gampang oleh oknum TNI yang menghubunginya seolah dirinya (YS) adalah perempuan murahan yang bisa diajak apa saja terlebih YS merasa tidak pernah kenal, dan berhubungan dengan oknum TNI yang bersangkutan.
Atas adanya kejadian tersebut YS menceritakan dengan media ini akan segera melakukan koordinasi dan segera melaporkan oknum TNI tersebut ke pihak terkait, hal ini perlu di lakukannya demi kehormatan dirinya sendiri.
Hingga berita ini diterbitkan, oknum TNI yang disebut dalam dugaan tersebut belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. (JN)





