Sulutnews.com, Kendari – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan Pelayaran sekaligus menjaga keberlangsungan infrastruktur Telekomunikasi Nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan peningkatan pemahaman mengenai peta koridor Kabel Laut Telkom yang diselenggarakan oleh PT Telkom bersama para Pemangku Kepentingan sektor Pelayaran, Kamis (09/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Perusahaan Keagenan Kapal, serta berbagai Pelaku Operasional Pelayaran di wilayah Kendari dan Molawe.
KUPP Kelas I Molawe diwakili oleh Kepala Seksi Kesyahbandaran, Capt. Sorindra, S.H., M.M, yang turut berpartisipasi aktif dalam pembahasan materi teknis terkait koridor Kabel Laut.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus kepedulian seluruh Insan Pelayaran terhadap keberadaan koridor Kabel Laut Telkom yang merupakan salah satu infrastruktur telekomunikasi strategis Nasional.
Infrastruktur bawah laut ini memiliki peran penting dalam menunjang sistem komunikasi dan konektivitas digital di berbagai wilayah Indonesia.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh pembaruan informasi mengenai peta koridor Kabel Laut yang menjadi acuan dalam pelaksanaan aktivitas Pelayaran.
Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi Nakhoda Kapal, Perusahaan Pelayaran, maupun Instansi terkait dalam menjalankan operasional di wilayah Perairan agar tidak mengganggu keberadaan jaringan Kabel Bawah Laut.
Pemahaman terhadap lokasi koridor Kabel Laut dinilai sangat penting karena dapat meminimalkan potensi risiko kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas Pelayaran, seperti penurunan Jangkar maupun kegiatan operasional Kapal lainnya.
Dengan demikian, keselamatan Pelayaran dapat berjalan beriringan dengan upaya perlindungan terhadap aset Telekomunikasi Nasional.
Melalui kegiatan ini, Sinergi antara PT. Telkom, KUPP Kelas I Molawe, KSOP, Perusahaan Keagenan Kapal, serta seluruh Pemangku Kepentingan di sektor Maritim diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan koridor Kabel Laut, khususnya di wilayah Perairan Kendari dan Molawe.
Kolaborasi yang baik antarinstansi menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya insiden yang berpotensi mengganggu jaringan Kabel Bawah Laut.
Dengan terjaganya infrastruktur tersebut, keandalan layanan Telekomunikasi Nasional dapat terus dipertahankan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas Pelayaran yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
“Partisipasi KUPP Kelas I Molawe dalam kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah melalui sektor Perhubungan Laut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Kepelabuhanan, memperkuat koordinasi Lintas Sektor, serta memastikan seluruh aktivitas Pelayaran berlangsung sesuai ketentuan demi keselamatan Pelayaran dan kepentingan Masyarakat Luas,” tutupnya. (Irwansyah)





