Bitung, Sulutnews.com. Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara memasuki babak baru. Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie, memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran yang berlangsung khidmat di Aula Presisi Polda Sulut, pada Rabu (08/07/2026).
Acara ini dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, para PJU lama dan baru, perwakilan personel, serta pengurus dan anggota Bhayangkari.
Sertijab kali ini menandai pergantian posisi-posisi krusial yang meliputi Kepala Biro Rencana Umum dan Anggaran (Karorena), Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM), Direktur Lalu Lintas (Dirlantas), Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN), serta enam Kapolres di wilayah strategis: Kota Bitung, Tomohon, Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Kepulauan Talaud, Sangihe, dan Kepulauan Sitaro.
Rotasi ini bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bagian dari strategi besar Polda Sulut untuk melakukan penyegaran organisasi, mendistribusikan talenta terbaik, dan meningkatkan responsivitas terhadap tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Dalam amanatnya, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menekankan bahwa rotasi jabatan adalah napas vital bagi institusi kepolisian untuk tetap dinamis dan relevan. Ia menginstruksikan para pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah tugas masing-masing, terutama bagi Kapolres yang bertugas di wilayah kepulauan dan perbatasan.
“Saya berharap kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera turun ke lapangan, pelajari medan, pahami potensi ancaman, dan bangun sinergi yang solid dengan Forkopimda setempat. Jangan bawa ego sektoral, tapi bawa semangat kolaborasi demi kepentingan masyarakat,” ujar Irjen Pol Roycke Harry Langie.
Kapolda juga memberikan penekanan khusus pada aspek integritas dan profesionalisme. “Jaga kepercayaan masyarakat sebagai amanah tertinggi. Gunakan wewenang kalian untuk melayani, bukan untuk mencari keuntungan pribadi. Polri Presisi harus nyata dirasakan oleh rakyat, mulai dari pelayanan SIM yang mudah di Dirlantas, hingga penegakan hukum yang adil dan transparan di setiap Polres,” tegasnya.
Bagi Karo SDM dan Ka SPN, Kapolda berharap adanya peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter anggota sejak dini. “Cetak polisi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan spiritual. SDM yang unggul adalah aset terbesar Polri di masa depan.” Sementara bagi Dirlantas, fokus diharapkan pada inovasi layanan digital dan penertiban lalu lintas yang humanis. Untuk Karorena, efisiensi anggaran menjadi kunci pendukung operasional lapangan yang efektif.
Perhatian serius diberikan kepada para Kapolres di wilayah kepulauan seperti Talaud, Sangihe, Sitaro, Bolmong, dan Bolmut. Kapolda mengingatkan bahwa wilayah mereka adalah garda terdepan kedaulatan negara. “Awasi ketat arus keluar masuk barang dan orang. Libatkan masyarakat dalam sistem keamanan lingkungan, perkuat intelijen, dan pastikan tidak ada celah bagi kejahatan transnasional atau penyelundupan,” instruksinya.
Para pejabat yang dilantik menyambut amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Mereka berkomitmen untuk meneruskan program-program strategis yang telah berjalan, sekaligus membawa inovasi sesuai arahan Kapolda dan Mabes Polri. Sinergi antara pengalaman pejabat lama dan energi segar pejabat baru diharapkan menciptakan kontinuitas pembangunan keamanan yang berkelanjutan.
Melalui sertijab ini, Polda Sulut mengirimkan sinyal kuat bahwa institusi kepolisian terus bergerak dinamis menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman. Bagi masyarakat Sulawesi Utara, rotasi kepemimpinan adalah jaminan bahwa Polri tetap sigap, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.





