Manado, Sulutnews.com – Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen) lewat Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP) Sulut membuka posko Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) setiap hari Senin hinga Sabtu pada Minggu yang berjalan sejak Selasa (2/6/26)
” Ya betul kita BPMP Sulut perwakilan Kemendikdasmen buka posko SPMB 2026 setiap hari sejak dimulai 2 Juni ” kata Febry Dien ST M.Inf.Tech.( MAN) kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (19/6/26) lewat telepon.
Menurutnya tujuan dibuka posko SPMB untuk memantau pelaksana SPMB 2026 di Sulut terutama di semua satuan pendidikan SMA dan SMK juga di SD dan SMP yang juga sudah mulai dilaksanakan. Namun untuk SMA dan SMK mulai 2 Juni hinga 24 Juni 2026.
Sementara SD dari awal Juni akan berakhir hinga 2 Juli batas penerimaan. Dijelaskan posko itu juga untuk dimanfaatkan tempat komunikasi bagi masyarakat yang akan mencari informasi tentang SPMB. Dan juga pengaduan dan nomor Hotline yakni +6282353412221 dan Email Pengaduan dan Website: bpmpsulut.kemendikdasmen.go.id.
Utuk jam oprasional menurut Febry Dien pada hari Senin hingga Kamis mulai jam 08.00 wita hinga 16.30 wita. Hari Jumat jam 08.00 wita hinga 17.00 wita sementara hari Sabtu jam 08.30 sampai jam 13.00 wita” Febry minta masyarakat bisa lewat alamat dan telepon resmi untuk menanyakan SPMB 2026″ kata Febry Dien yang juga Kandidat Doktor Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEB) Unsrat.
Ditambahkan oleh Febry Dien BPMP terus mengawal dengan serius pelaksanaan SPMB didaerah termasuk di Sulut. Dien harapkan semua satuan pendidikan harus melaksanakan SPMB sesuai juknis yang ada” Jadi jangan menyalahi juknis yang ada” tegas Febry Dien.
Sejak dimulai SPMB di SMA dan SMK dibuka 2 Juni lalu hinga 19 Juni 2026 pihaknya bersama tim turun memantau langung disatuan pendidikan di Kabupaten dan Kota.
Dan juga BPMP terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Daerah Sulut dan Dinas Pendidikan di 15 Kabupaten dan Kota.” Kooordinasi penting karena kita harus bersama sama melaksanakan SPMB di Sulut agar berjalan baik” kata Dien
Dien juga menambahkan hinga Jumat 19 Juni masih aman dan lancar SPMB. Kalau ada masalah bisa diatasi secepatnya.
DPRD Sulut Tinjau SPMB
Sementara itu Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan DPRD Sulut yang dipimpin Ketua Komisi Dra Vonny Paath bersama Sekretaris Komisi Cyndy Wurangian SE bersama Anggota lainnya dan rombongan Jumat (19/6/26) meninjau pelaksanaan SPMB di dua satuan pendidikan yakni SMA Negeri 1 Kotamobagu dan SMA Negeri 2 Kotamobagu.
Kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (19/6/26) Vonny Paath mengatakan, dari hasil peninjauan SPMB di dua satuan pendidikan di Kotamobagu baik SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 berjalan baik pelaksanaan SPMB.
Menurutnya untuk SMA Negeri 1 kouta hampir tercapai. Sedangkan SMA Negeri 2 koutanya sudah melebihi sekitar 200 siswa yang mendaftar.” Kami berikan apresiasi berjalan baik SPMB” kata Vonny Paath yang juga Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan
Dalam kunjungan peninjauan di SMA Negeri 1 Kotamobagu rombongan Komisi IV langsung berdialog dengan Kepsek Masyuri Podomi S.Pd dan panitia SPMB disekolah dan tinjau beberapa ruangan. Begitu juga di SMA Negeri 2 Kotamobagu Komisi IV diterima Kepsek I Ketut Gunawan Adywisna S.Pd.MM dan panitia SPMB . Rombongan meninjau juga beberapa ruang kelas.

Foto – Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Dra Vonny Paath ( tengah baju kotak kotak) dan Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu Mansyuri Podomi S.Pd ( tengah baju hitam) Saat Peninjauan SPMB
Kepsek Ikut Semua Aturan SPMB
Kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (19/6/26) malam Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu Masyuri Podomi menyatakan banga bisa dikunjungi Komisi IV DPRD Sulut dan menanyakan seputar SPMB dan kondisi sekolah.” Kami menjelaskan pelaksanaan SPMB yang berjalan baik sejak 2 Juni hinga 19 Juni 2026″ kata Podomi.
Kepsek juga mengatakan dari kouta 468 siswa yang akan diterima atau 13 rombongan belajar ( rombel) sudah 400 lebih siswa yang mendaftar. Kepsek optimis akan terpenuhi hinga Rabu 24 Juni pekan depan batas akhir pendaftaran
” Kami optimis bisa berjalan lancar SPMB dan terpenuhi kouta 468 siswa hinga batas akhir pendaftaran SPMB 24 Juni” ujar Podomi. Sebagai sekolah Akreditasi ” A” Kepsek Podomi menambahka sekolahnya terus tingkatkan kualitas pembelajaran agar lulusan berkualitas. Kepsek ikut semua aturan yang ada kita tidak mau menyalahi aturan.
Sementara Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adywisna kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (19/6/26) malam juga menyatakan banga dikunjungi Komisi IV DPRD Sulut.” Ya betul ada kunjungan Komisi IV dan menanyakan pelaksanaan SPMB” kata Kepsek. Untuk sekolahnya kouta yang tersedia sekitar 396 siswa atau 11 rombel , namun yang mendaftar lewat SPMB sudah kelebihan 200 lebih. Kelebihan itu terutama dijalur domisili dan prestasi. Sementara Afirmasi dan Mutasi kemungkinan tidak banyak maka solusinya 200 lebih siswa yang mendaftar akan dialihkan keafirmasi dan mutasi. Namun itu akan menungu hinga penutupan pendaftaran 24 Juni dan ada koordinasi petunjuk dari atasan sepanjang sesuai ketentuan yang ada..
” Yang penting siswa harus sekolah ” kata Kepsek. Sebagai sekolah Akreditasi ” A” Ungul dua tahun belakangan ini sudah banyak lulusan SMP ingin masuk SMA Negeri 2 Kotamobagu. ” Kita bersyukur itu karena kita memang terus juga tingkatkan kualitas mengajar” tambah Kepsek I Ketut Gunawan Adywisna. Kepsek juga mengatakan semua aturan SPMB kita ikut.
Sedangkan SMA Negeri 1 Amurang di Minsel menurut Kepsek Swingly Liow S.Pd.M Pd yang dikonfirmasih Jumat (19/6/26) mengatakan koutanya sudah turun dari 12 rombel menjadi 11 rombel atau 396 siswa yang akan diterima sesuai arahan dari Dikda.karena ada juga SMA Negeri lain ini mungkin untuk pemerataan juga.
Dan saat ini sudah 370 yang mendaftar” Kepsek optimis bisa capai kouta 396 karena belum semua SMP memberikan sertifikat Tes Kemampuan Akademik ( TKA) dan baru ada penamatan.” Saya optimis akan capai kouta” ujar Kepsek.
27.183 Siswa SMA/SMK Mendaftar
Sementara itu data yang diperoleh Sulutnews.com dari Balai Informasi Teknologi dan Komunikasi ( BITK) Dikda Sulut Jumat (19/6/26) sore lewat Kepala Seksi Minggus Diamati S.Pd mengatakan, sejak 2 Juni hinga Jumat 16 Juni 2026 sudah 27.183 siswa lulusan SMP yang mendaftar baik dijenjang SMA dan SMK. Terdiri dari 12.900 siswa jenjang SMA dan 14.283 siswa jenjang SMK .
Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si ketika dikonfirmasih Jumat (19/6/26) sore membenarkan sudah 27.183 siswa yang mendaftar dijenjang SMA dan SMK.
Menurut Kadis Dikda Femmy Suluh dipastikan masih akan bertambah . Karena masih ada yang mendaftar dan sementara diverifikasi.” Dipastikan hinga 24 Juni 2026 batas akhir pendaftaran akan bertambah” ujar Kadis. Pelaksanaan SPMB 2026 di Dikda Sulut tetap lancar hinga saat ini. ( Fanny)






