Sulutnews.com Bengkulu Selatan – sehubungan dengan adanya program Kajari Bengkulu Selatan dalam mensosialisasikan pentingnya pemahaman tentang korupsi, kepala Dinas Dikbud kabupaten Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, M.Pd, menyambut baik langkah Kejari.
Penyambutan serta respon positif atas kegiatan tersebut Lusi Wijaya selaku kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bengkulu Selatan meminta semua kepala sekolah untuk hadir pada kegiatan tersebut.
Disamping itu juga Lusi mengungkapkan agar kiranya seluruh kepala sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi pilot project untuk menyebarkan apa yang telah di jelaskan oleh pihak Kejari Bengkulu selatan dan kemudian menjelaskan pengetahuan tersebut dengan bawahannya.
Lebih lanjut Lusi Wijaya menyatakan bahwa kegiatan ini sangat erat kaitannya dengan pendidikan karakter, sebab dalam pendidikan karakter terdapat nilai seperti jujur, disiplin, taat hukum, taat azas, dan nasionalis. Hal inilah yang di kolaborasikan dengan program Kejari dalam upaya membangun integritas sejak dini.
Terpisah Kasi Intel Kejari Bengkulu Selatan, M. Rifani Agustam, menjelaskan kegiatan ini rutin digelar tiap tahun sebagai langkah preventif. Rifani berharap para kepala sekolah dan guru jadi agen anti korupsi di sekolah masing-masing.
“Harapan kita, kepala sekolah dan guru bisa memberikan pemahaman tentang korupsi, dan kita berharap ke depan bisa menuju Generasi yang berkualitas dan mengerti dengan apa itu korupsi, maka dengan itu pemahaman semenjak dini sangatlah di perlukan” tuturnya. (JN)







