Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 30 Apr 2026 11:39 WITA ·

Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Sistem Pembayaran Non Tunai


Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Sistem Pembayaran Non Tunai Perbesar

Tanjung Balai Karimun, April 2026 — PT Pelindo Multi
Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di
bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi layanan
kepelabuhanan melalui penerapan sistem digital di terminal penumpang.

Mulai awal Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang
berada di Provinsi Kepulauan Riau resmi memberlakukan pembelian pass pelabuhan
secara non tunai untuk layanan domestik maupun internasional. Kebijakan ini
merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan layanan sekaligus
mendorong adaptasi masyarakat terhadap ekosistem transaksi digital.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun,
Joni Hutama, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan strategis
perusahaan untuk memastikan seluruh transaksi berjalan lebih transparan, cepat,
dan aman.

“Implementasi transaksi digital ini bertujuan membiasakan
pengguna jasa beralih ke sistem non tunai, sekaligus meningkatkan kualitas
pelayanan di terminal penumpang,” ujarnya.

Dalam implementasinya, Branch Tanjung Balai Karimun
menggandeng sejumlah perbankan nasional untuk menyediakan berbagai metode
pembayaran, mulai dari QRIS, transfer bank, hingga kartu debit. Fasilitas
Electronic Data Capture (EDC) juga telah disiapkan di loket pelayanan guna
mendukung kelancaran transaksi.

Meski demikian, Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Balai
Karimun tetap mengedepankan prinsip inklusivitas layanan. Penumpang lanjut usia
atau yang belum memiliki akses terhadap instrumen pembayaran digital masih
dapat dilayani melalui mekanisme pembayaran tunai sebagai bentuk adaptasi
bertahap. 

Penerapan sistem pembayaran non tunai diharapkan tidak hanya
mempercepat proses layanan di pelabuhan, tetapi juga menjadi bagian dari
modernisasi operasional terminal penumpang yang lebih terintegrasi, aman, dan
berorientasi pada kenyamanan pengguna jasa.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Resah Angka Kematian Balita, Swiluva Ma Dirikan BioMom untuk Wujudkan Kota Probiotik di Indonesia

30 April 2026 - 12:54 WITA

SUCOFINDO Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi, Sertifikasi UNPAR dengan ISO 9001 & ISO 21001

30 April 2026 - 11:19 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Terus Perkuat Daya Saing Global, Ekspor Kopi Ijen PalmCo Tembus AS dan Inggris

30 April 2026 - 10:49 WITA

Unitree Diluncurkan di Indonesia, Bermitra dengan Halo Robotics untuk Membuka Pasar Terbesar Asia Tenggara bagi Robot Humanoid dan Quadruped

30 April 2026 - 10:31 WITA

Grand Opening Kalyce Aesthetic Clinic

30 April 2026 - 10:28 WITA

Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melaju Kencang, Tumbuh Signifikan di Kuartal I-2026

30 April 2026 - 10:27 WITA

Trending di Bisnis