Manado, Sulutnews.com – Sejumlah Kepsek lakukan Pengawasan ketat dalam pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah ( UAS) tingkat SD di Kota Manado hinga hari kedua Selasa (8/5) .Dan UAS berjalan aman lancar tanpa ganguan.
Kepada Sulutnews.com Selasa (9/5) sejumlah Kepsek SD Negeri dan Swasta yang ditemui terpisah mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan ketat dalam UAS tahun ini karena itu sesuai aturan yang ada.
“Jadi meskipun ini bukan ujian nasional, pihak sekolah tetap tingkatkan pengawasan agar tidak ada kecurangan dalam mengisi soal. Dan kita mendapat nilai yang obyektif ” kata Kepsek SD GMIM 23 Malalayang Eva Purukan S.Pd dan Kepsek SD Negeri 21 Bahu Novel Mawa S.Pd. Mereka mengatakan setiap kelas ada dua guru yang menjadi pengawas dengan 20 siswa setiap satu ruangan kelas.
“Sejak hari pertama UAS Senin ( 8/5) hinga hari kedua Selasa (9/5) pengawasan tetap berjalan baik” kata Eva Purukan yang siswanya hanya 31 yang ikut UAS. Sementara SD Negeri 21 sebanyak 69 siswa yang ikut. Berjalan lancar dan aman.
Bahkan menurut Kepsek SD Negeri 12 Tuminting Deby Sumolang S.Pd kepada Sulutnews.com setiap kelas dua guru mengawasi 20 siswa setiap kelas. Menurut Sumolang dan Kepsek Mawa guru guru yang mengawasi dari internal sekolah namun bukan guru kelas enam.” Saya optimis bisa sukses para siswa” kata Kepsek SD Negeri 12 .Untuk SD Negeri 12 ada 64 siswa yang ikut UAS.
Sementara Kepsek SD Negeri 36 di Kleak Martha Torar S.Pd mengatakan hal sama. Ada 55 siswa yang ada ditiga ruang kelas diawasi dua guru setiap ruangan kelas. ” Saya optimis kalau pengawasan ketat akan menghasilkan nilai yang obyektif” kata Kepsek Torar.
Begitu juga dikatakan Kepsek SD Inpres Batusaiki Molas Royke Liuw S.Pd. Meski hanya 11 siswa yang ikut pengawasan tetap ketat agar tidak ada kecurangan atau siswa menyontek .” Pokoknya kalau pengawasan ketat hasilnya baik” kata Liuw . UAS di 226 SD di Kota Manado diikuti 225 SD Negeri dan Swasta. UAS berlangsung sejak Senin (8/5) hinga Jumat (12/5). (Fanny)






