Reporter : Dance Henukh
Rote Ndao.Sulutnews.com – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sejatinya bukan sekadar bangunan fisik yang berdiri megah. Lebih dari itu, gedung ini adalah jantung pemerintahan, tempat di mana kebijakan digodok, anggaran disepakati, dan kesejahteraan masyarakat dirancang. Di sinilah harapan rakyat disimpan, dan dari sinilah seharusnya mengalir berbagai program yang membawa kemakmuran bagi banyak orang di Kabupaten Rote Ndao.
Namun, ironisnya, jantung yang seharusnya berdetak untuk kepentingan umum ini justru mengalami kerusakan parah. Bukan karena bencana alam, melainkan akibat ulah tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Pintu gerbang yang kokoh roboh, ruang sidang paripurna yang menjadi simbol musyawarah kini terlihat porak-poranda. Simbol-simbol demokrasi yang seharusnya dijaga dengan hormat, kini hancur lebur diterjang amarah rakyat.
Apa yang terjadi adalah cerminan dari kekecewaan mendalam yang meledak menjadi aksi protes. Di balik kericuhan tersebut, tersimpan satu kenyataan pahit: lembaga legislatif yang seharusnya menjadi pelindung dan







