Reporter : Dance Henukh
BA’A, 17 April 2026 – Agenda sidang DPRD Kabupaten Rote Ndao yang merupakan bagian dari program kerja 2026 terpaksa tertunda. Hal ini disebabkan adanya aksi demonstrasi pada Kamis, 16 April 2026 yang membuat ruang paripurna menjadi porak-poranda dan menghambat proses legislasi.
Aksi tersebut dinilai hanya mengusung kepentingan individu atau kelompok tertentu, sehingga mengganggu jalannya pemerintahan yang seharusnya berjalan tertib demi kepentingan umum.
Menanggapi hal ini, Wakil Tua DPRD, Denison Moy, membenarkan adanya penundaan tersebut. Terkait keberadaannya saat demo, ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya sedang berada di luar kantor untuk kegiatan dinas sehingga tidak dapat ditemui.
“Saya siap menerima dan berdialog hari Senin nanti di kantor. Ruang aspirasi terbuka lebar selagi disampaikan dengan cara yang baik. Namun, jika disampaikan dengan tindakan yang tidak terkontrol, suasananya pasti tidak akan kondusif. Kami akan merespons sesuai tugas dan kewenangan kami,” tegas Denison Moy.







