Manado,Sulutnews.com – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Parna Raya (Unipar) Manado Dr.Merson Simbolon, A.Md.SE.,MBA, M.Si memberikan orasi ilmiah saat wisuda ke XXV, bertempat di Hotel Sintesa Peninsula, Kamis, 16 April 2026.
Pada sidang senat terbuka wisuda Merson Simbolon menyampaikan Orasi Ilmiah dengan tema “Membangun Kinerja Unggul Lulusan di Era Digital dan Kecerdasan Artifisial: Antara Kompetensi, Karakter dan Adaptasi”.
Mengawali orasinya, Merson Simbolon mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia berharap dengan bekal ilmu yang diperoleh selama kuliah di Unipar, para Wisudawan/i mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.
Merson Simbolon, baru saja dikukuhkan menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sesuai dengan kepakaran di bidang Ekonomi Manajemen. Ia Lulus Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Sam Ratulangi Manado.

Universitas Parna Raya Manado, melaksanakan Restrukturisasi atau penataan ulang jabatan universitas, yang sebelumnya tanpa fakultas atau fakultas tunggal/terintegrasi, berubah menjadi dua Fakultas yaitu Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, pengelompokan berdasarkan kesamaan bidang keilmuan.
Merson Simbolon menyampaikan bahwa dunia ekonomi dan bisnis saat ini sedang mengalami transformasi digital antara lain perubahan model bisnis, perubahan pola kerja, perubahan pola kompetisi, semua berubah dari fisik menjadi digital. “Dalam situasi ini, keunggulan kompetitif tidak lagi bersifat statis, namun menjadi dinamis, adaptif, dan berbasis inovasi” ucapnya.
Sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Merson Simbolon memandang bahwa kinerja unggul lulusan harus dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu, Kompetensi yang Relevan, Karakter yang Kokoh dan Adaptasi Teknologi dan AI.

Izinkan saya menyampaikan komitmen kami di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, “Kami tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang siap kerja, tetapi lulusan yang mampu menciptakan pekerjaan, membangun inovasi, dan memberi dampak bagi masyarakat” Ucapnya.
Disampaikan bahwa hari ini adalah buah dari perjuangan panjang, doa yang tidak pernah berhenti, pengorbanan yang mungkin tidak pernah terlihat, hari ini wisuda adalah bukti bahwa cinta dan pendidikan dapat berjalan bersama menghasilkan masa depan.
Dunia sedang berubah dan perubahan itu tidak menunggu siapa pun. “Karena itu, saya mengajak sumua Wisudawan jangan hanya menjadi penonton perubahan, tapi jadilah pelaku utama dalam perubahan itu. Di era kecerdasan artifisial, yang akan bertahan bukan yang paling kuat, bukan yang paling pintar, tetapi yang paling mampu beradaptasi dan tetap berintegritas. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, selamat memasuki babak baru kehidupan” Tutupnya.(Patrick)







