Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Manado · 13 Apr 2026 10:33 WITA ·

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Minta Masyatakat Tidak Perlu Kuawatir Karena Pemerintah Tidak Akan Naikan Harga BBM dan LPG Hinga Desember 


Foto - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Perbesar

Foto - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Manado, Sulutnews.com. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral ( ESDM) Bahlil Lahadalia minta masyarakat saat ini termasuk di Sulut tidak perku kuwatir karena pemerintah tidak akan naikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM) dan Gas LPG hinga Desember 2026 meski terjadi konflik di Timur Tengah antara Iran Israel dan Amerika.

” Pemerintah yakni Presiden Prabowo Subyanto sudah printakan kepada saya sebagai Menteri ESDM dan menteri terkait untuk tidak naikan harga BBM dan LPG karena peduli kepada rakyat” ujar Bahlil Lahadalia yang juga menjabat Ketua Umum DPP Golkar saat membuka Acara Musda Golkar Sulut XI di Gran Kawanua Hotel Manado Sabtu (11/4) malam pekan lalu.

Menurut Bahlil ini perlu saya sampaikan karena Presiden sangat memperhatikan masyarakat termasuk warga Golkar di Sulut yang juga bagian dari masyarakat Indonesia.

“Saya sebagai Menteri ESDM yang juga kader Golkar tentunya juga perhatikan rakyat karena Golkar peduli rakyat” kata Bahlil.

Langka Strategi

Dalam bagian lain Bahlil menjelaskan panjang lebar langkah strategis mengatasi harga BBM dan LPG terkait konflik Timur Tengah. Apalagi masalah selat Hormutz di Iran yang ditutup sehinga tergangu jalur perdagangan minyak.

Ini berdampak ke Indonesia tapi Presiden printakan beli BBM dan Gas dari negera lain dan mulai teratasi.

Dalam sambutan Bahlil banyak menyampaikan langkah strategi untuk mengatasi kenaikan BBM secara global.

Strategi yang ia lakukan yang berhasil menahan harga BBM dan menghindari krisis.

Bahkan Bahlil mengatakan bahwa, Partai Golkar sebagai Partai koalisi bersama-sama dengan pemerintah atas arahan bapak Presiden Prabowo kepada saya, dalam rangka menanggapi dan mempelajari dampak perang di Timur Tengah terhadap BBM karena isu BBM adalah isu global.

“BBM kita tidak naik. Itu karena Presiden perhatikan beban warga ” kata Bshlil

Menteri ESDM menjelaskan bahwa, lifting BBM itu 605 ribu barel per day, konsumsi BBM 1,6 juta barel per day, dan impor satu juta barel per day. Berbeda dengan tahun 1996, 1997 itu produksi BBM 1,6 juta barel, konsumsi kita 500 ribu barel, ekspor sekitar satu juta barel per day.

Terkait dengan saat ini Orang tanya saya kenapa di Asia Tenggara goyang, harga naik, krisis, kok kita tenang- tenang saja.Ada strategi khusus kita lskukan

Indonesia pertama kali menurut Bahlil dalam sejarah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto ada dua hal yakni swasembada energi dan swasembada pangan harus digenjot.

Untuk pangan beras tidak ada masalah.

Sementara untuk kebutuhan bensin itu sekitar 40 juta kilo liter, kebutuhan solar itu 38 sampai 39 juta kilo liter, kebutuhan LPG itu 8,6 juta ton.

Dari kebutuhan itu,kata Bahlil untuk solar tahun 2026 dengan RDMP yang dibangun itu di Kalimantan Timur menghasilkan 4,6 juta kilo liter solar dan 5,7 juta kilo liter bensin.

Maka, dengan B40 dan diterapkan B50 pada bulan Juli tahun 2026, terjadi dalam sejarah di Indonesia pertama kali tidak melakukan impor solar saat ini

Ditambahkan kita kemudian harus survival mod. CPO kita, ekspor kita sekitar 30 juta ton, per tahun, sebagian itu kita dorong untuk bangun solar dengan bio disel.

B40 adalah campuran antara CPO dengan metanol jadi fame, kita campurkan dengan solar BO. Jadi untuk solar kita clear tidak ada masalah

Untuk Bensin menurut Bahlil dari total 40 juta produksi dalam negeri di tahun 2025 itu 14,5 juta kilo liter maka kurang lebih sekitar 25,5 juta kilo liter.

Menurutnys kita punya kilang di Kaltim yang baru diresmikan itu kendati sudah 7 tahun dibangun tidak selesai-selesai.

Kenapa mereka tidak mau selesaikan, karena kalau ini selesai, maka kita tidak lagi melakukan impor sebanyak 5,7 juta kilo liter bensin dan 4,6 juta kilo liter solar.

Ini berarti importir yang main ini barang.Tapi sekarang, kita 8sudah resmikan tambah 5,5 juta

Bahlil berharap masyarakat Sulut untuk tidak panik. Terkait pertambamgan rakyat di Sulut Bahlil sudah atur wilayah pertambangan dan sudah diketahui Pemda Sulut. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,449 kali

Baca Lainnya

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Schramm Berikan Apresiasi Kepada Pemda Sulut Dapat Penghargaan Terbaik Turunkan Stunting dan Kemiskinan Dari Pemerintah Pusat

30 Mei 2026 - 23:40 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh: Pelaksanaan SPMB Transparan di SMA, SMK Semua Masyarakat Bisa Awasi, Sejumlah Kepsek SMK/SMA Sudah Siap

29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Ketua Umum MKBP Philip Pantouw : Di HUT Ke-109 Prof Soemitro Djojohadikusumo, Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional, Gubernur Berikan Apresiasi

29 Mei 2026 - 23:27 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien : Secara Nasional Hasil Nilai Rata-Rata TKA SD Rengking 25, SMP Rengking 24 dari 38 Provinsi dan Luar Negeri

27 Mei 2026 - 23:30 WITA

Resmi Sah! Hendra Jacob, S.IP Pimpin PERTINA Sulut Periode 2026–2030

27 Mei 2026 - 20:36 WITA

Tahun 2026 Unsrat Manado Akan Menerima 5.600 Mahasiswa Baru, Lewat Tiga Jalur SNBP, SNBT serta Mandiri T2 Untuk Kuliah di 12 Fakultas

27 Mei 2026 - 18:41 WITA

Trending di Manado