Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 17 Mar 2026 09:04 WITA ·

Dua Hari Hilang di Laut, Lima Warga Akhirnya Ditemukan Nelayan Karalung di Perairan Sitaro


0-0x0-0-0# Perbesar

0-0x0-0-0#

Sitaro.sulutnews.com –Lima orang yang sebelumnya dilaporkan hilang di laut sejak Minggu, 15/3/2026 di perairan sekitar Kampung Lehupu akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh seorang nelayan pada Selasa, 7/3/2026 pagi.

 

Kelima korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA oleh nelayan Kampung Karalung, Kecamatan Siau Timur, Hos Sundana, di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

 

Mereka yang ditemukan masing-masing Rido Mesi Lumakeki (18) warga Lingkungan I Tandurusa, Kecamatan Aertembaga; Veskin Jovanco Parasana (20) warga Tariang Lama, Kecamatan Kendahe; serta tiga anak yakni Rafael Lahensel (11), Yohanis Moningka (10), dan Aliando Gonia (11) yang semuanya merupakan warga Kampung Ngalipaeng I, Kecamatan Manganitu Selatan.

 

Menurut penuturan Veskin Jovanco Parasana, dirinya bersama Rido merupakan awak kapal KM Putra Mahakam 01. Keduanya berangkat menuju Kampung Lehupu menggunakan perahu ayuda dari kapal pajeko tersebut untuk mengambil gas.

 

Saat berangkat, mereka turut membawa tiga anak yang sebelumnya sedang memancing di Pelabuhan Ngalipaeng.

 

Namun dalam perjalanan, ketika perahu hampir mencapai Kampung Lehupu, mesin perahu tiba-tiba mengalami kerusakan sehingga perahu tidak lagi bisa dikendalikan.

 

Veskin mengaku sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari perahu menggunakan galon kosong sebagai pelampung untuk berenang menuju pantai. Namun karena kuatnya arus laut, ia tidak mampu mencapai daratan.

 

“Saya sempat lompat dari perahu dengan galon kosong untuk coba berenang ke pantai, tapi arus sangat kuat. Saya tidak sanggup sampai ke darat, akhirnya saya kembali berenang ke perahu dan bertahan bersama yang lain,” ujar Veskin.

 

Setelah itu, perahu mereka terus hanyut terbawa arus hingga mencapai sekitar Pulau Nenung.

 

Veskin juga menceritakan, mesin perahu sempat menyala kembali sehingga mereka mencoba mengarahkan perahu menuju Pulau Mahangetang untuk mencari pertolongan.

 

“Mesin sempat hidup kembali, jadi kami coba arahkan ke Mahangetang supaya bisa minta bantuan. Tapi bensin sudah habis, jadi perahu kembali hanyut mengikuti arus,” tambahnya.

 

Setelah hampir dua hari terombang-ambing di laut, perahu yang mereka tumpangi akhirnya ditemukan oleh nelayan Karalung, Hos Sundana, yang kemudian memberikan pertolongan kepada kelima korban.

 

Hingga berita ini ditayangkan, kelima korban telah berada di Kampung Karalung dan mendapatkan penanganan dari Pemerintah Kampung Karalung, Polsek Siau Timur, serta Danposal Siau.

 

Kondisi para korban selamat meski mengalami kelelahan setelah berjam-jam hanyut di laut.

 

 

Artikel ini telah dibaca 2,107 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dentuman Disertai Erupsi Kecil Gunung Karangetang, BPBD Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada

12 Juli 2026 - 21:36 WITA

Pemkab Sitaro Perkuat Validitas Data Sosial, Dana Duka dan BPJS Ketenagakerjaan Ikut Dibahas

10 Juli 2026 - 21:08 WITA

Plt Bupati Sitaro Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD

10 Juli 2026 - 20:41 WITA

Plt Bupati Sitaro Minta Lima Plt Kepala OPD Bergerak Cepat Layani Masyarakat

9 Juli 2026 - 23:21 WITA

Banmus DPRD Sitaro Tetapkan Jadwal Paripurna APBD 2025, Moghtar Kaudis Dilantik sebagai Ketua DPRD 11 Juli

8 Juli 2026 - 21:09 WITA

DPRD Sitaro Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Seluruh Fraksi Sepakat Lanjut

8 Juli 2026 - 09:28 WITA

Trending di Sitaro