MANADO,Sulutnews.com – Puluhan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Manado, memdapatkan sosialosasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) , dari Anggota DPD RI asal Sulut , Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian sosialisasi yang menyasar kalangan siswa di berbagai sekolah, seperti SMK N 1 Tomohon, SMA N 1 Tondano, SMN I Kawangkoan, hingga SMA N 1 Amurang di Kabupaten Minsel.Dalam pemaparannya, Senator Stefanus Liow menekankan bahwa pemuda yang saat ini berusia 25 tahun akan berada pada masa usia produktif saat Indonesia mencapai masa keemasannya di tahun 2045.

”Jika sekarang kalian berusia 25 tahun, maka 20 tahun ke depan, di tahun 2045, kalianlah yang akan memegang kendali bangsa ini di masa produktif. Oleh karena itu, karakter dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus dibentuk dan diingatkan mulai dari sekarang. Investasi karakter harus ditanamkan sejak dini ,” ujar Ketua BULD DPD RI, Stefa Liow. Sabtu (14/3/2026)
Stefanus Liow yang juga sebagai Ketua DPD Desa Bersatu Sulut ini , menegaskan bahwa, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan bukan sekadar teori, melainkan fondasi untuk menghadapi tantangan global di masa depan.
Stefanus BAN Liow merupakan anggota DPD RI asal sulut yang sangat intens turun melakukan sosialisasi kepada masyarakat.” Slogan saya melayani dan mengabdi tanpa batas. Tanpa batas suku, agama, golongan dan warna politik,” ungkap Stefa.
Stefanus Liow menyatakan komitmennya untuk terus “menyisir” berbagai OKP, ormas kepemudaan, dan institusi pendidikan di Sulawesi Utara. Langkah ini diambil demi menumbuhkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kehidupan berbangsa.”Kedepan, saya akan terus turun ke sekolah-sekolah dan organisasi pemuda. Tujuannya jelas: memahami dan meningkatkan wawasan kebangsaan mereka. Kita ingin generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kokoh secara ideologi,” tambah Liow yang sudah 3 Periode dipercaya warga Sulut.
Respon Positif dan Semangat Toleransi. Para peserta yang hadir memberikan respon yang sangat baik terhadap materi yang disampaikan. Diskusi berlangsung interaktif, di mana para pemuda menunjukkan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara juga mencermati keberadaan DPD RI.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama para pemuda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Gelora semangat kaum muda ditandai dengan mengumandangkan Lagu Padamu Negeri dan Bangun Pemudi Pemuda, menutup rangkaian sosialisasi yang dihadiri ratusan kaum muda yang tersebara di berbagai kecamatan diKota Manado.(josh tinungki)






