Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kotamobagu · 3 Feb 2026 17:45 WITA ·

Pemkot Kotamobagu Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Penataan Pedagang Ruang Publik


Pemkot Kotamobagu Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Penataan Pedagang Ruang Publik Perbesar

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk menata aktivitas perdagangan di ruang publik secara tegas namun tetap berkeadilan. Penataan tersebut dilakukan melalui langkah berkelanjutan dengan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.

Dalam waktu dekat, Pemkot Kotamobagu akan memfokuskan upaya pada sosialisasi masif serta imbauan langsung kepada para pedagang yang masih berjualan di lokasi-lokasi terlarang. Langkah ini menjadi bentuk pembinaan awal, sebelum penertiban dilakukan secara selektif terhadap pelanggaran yang masih terjadi.

Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., menegaskan bahwa penertiban bukanlah tindakan insidental, melainkan agenda rutin dan berkelanjutan pemerintah dalam mengatur aktivitas masyarakat, khususnya pemanfaatan ruang jalan agar kembali pada fungsi semestinya.

“Penindakan dan penertiban tetap akan dilakukan. Namun ke depan, pendekatan preventif akan lebih dikedepankan agar masyarakat memahami dan patuh tanpa merasa ditekan,” ujar Sofyan, Senin (02/02/2026).

Ia menjelaskan, dalam satu hingga dua hari ke depan pemerintah akan mengintensifkan kegiatan sosialisasi, publikasi, serta imbauan langsung kepada para pedagang yang masih beraktivitas di kawasan terlarang. Tujuannya adalah membangun kesadaran dan kepatuhan sebelum tindakan tegas diambil.

Meski demikian, Pemkot Kotamobagu memastikan bahwa penertiban tetap berjalan secara selektif, terukur, dan humanis. Prinsip utamanya adalah menegakkan aturan tanpa merugikan pihak mana pun, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat kecil.

Lebih lanjut, Sofyan mengungkapkan bahwa Wali Kota Kotamobagu telah menginstruksikan pembentukan tim terpadu lintas instansi. Tim tersebut melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perdagangan, serta Dinas Perhubungan untuk bergerak serempak sesuai kewenangan masing-masing dalam pelaksanaan penataan di lapangan.

“Penekanan utama tetap pada sosialisasi dan upaya preventif yang berkelanjutan. Namun aturan harus ditegakkan demi ketertiban bersama,” tegasnya.

Pemkot Kotamobagu pun kembali mengingatkan para pedagang agar tidak lagi memanfaatkan kawasan terlarang sebagai lokasi berjualan. Pemerintah menilai ketertiban ruang publik merupakan tanggung jawab bersama demi kenyamanan, keselamatan, serta mewujudkan wajah kota yang lebih tertata.***

Artikel ini telah dibaca 942 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berkah Ramadhan, Ketua DPC PDIP Kotamobagu Henny Kaseger Bagi-bagi Sembako

20 Maret 2026 - 09:17 WITA

Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto Dampingi Tim Wasops Pastikan Oprasi Ketupat Berjalan Optimal

19 Maret 2026 - 22:40 WITA

Sinergi dengan Kejaksaan, Dinas PUPR Kotamobagu Pastikan Proyek Infrastruktur Berjalan Lancar

17 Maret 2026 - 10:01 WITA

Gubernur Yulius Selvanus Tinjau Pelaksanaan GPM di Kotamobagu Dan Berikan Cadangan Pangan Untuk 12.118 KK Dalam Safari Ramadhan Idul Fitri

10 Maret 2026 - 23:00 WITA

Pemkot Kotamobagu Tetapkan Batas Waktu Pelaksanaan Pasar Senggol

9 Maret 2026 - 00:36 WITA

Resmikan Jembatan MOTABI, Kapolres Irwanto Tuai Pujian Warga

5 Maret 2026 - 00:00 WITA

Trending di Kotamobagu