Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 13 Feb 2026 11:47 WITA ·

Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember


Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember Perbesar

Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan langkah proaktif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Jajaran Manajemen KAI melakukan inspeksi menyeluruh ke berbagai wilayah operasional menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS), termasuk menyisir jalur di wilayah Daop 9 Jember pada hari ini.

JEMBER, 12 Februari 2026 – Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan langkah proaktif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Jajaran Manajemen KAI melakukan inspeksi menyeluruh ke berbagai wilayah operasional menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS), termasuk menyisir jalur di wilayah Daop 9 Jember pada hari ini.

Inspeksi tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan PT KAI (Persero), antara lain jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, serta Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Surabaya.

Manager Hukum dan Humasda Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyebut inspeksi Kereta Api Inspeksi (KAIS) adalah langkah pengendalian risiko. Upaya preventif ini memastikan seluruh aspek pelayanan dan keselamatan siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat secara nasional.

Angkutan Lebaran memiliki kompleksitas operasi yang tinggi. Melalui KAIS, KAI memastikan kesiapan lintas, sarana, SDM, serta pengamanan dilakukan secara menyeluruh berbasis kondisi lapangan,” ujar Cahyo.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko nasional, KAI menetapkan sejumlah titik strategis sebagai Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus). Di wilayah Daop 9 Jember, terdapat dua lokasi yang mendapatkan perhatian ekstra karena karakteristik kontur alam dan potensi gangguannya:

• Km 76+000 s.d 76+800 (Antara Rejoso – Grati): Tergolong area tanah labil. Upaya mitigasi dilakukan melalui perbaikan tubuh baan dan penguatan dinding penahan tanah.

• BH 93 Km 18+670 (Antara Banyuwangi – Ketapang): Lokasi rawan banjir yang diantisipasi dengan normalisasi saluran air secara berkala.

Guna menjamin kelancaran operasional, KAI juga menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang terdiri dari stok pasir, bantalan rel, hingga batu balas di delapan stasiun strategis, yakni: Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Jember, Kalisat, Kalibaru, dan Ketapang. Langkah ini memastikan respon cepat tim lapangan jika terjadi gangguan prasarana di titik-titik tersebut.

Melalui KAIS, KAI Daop 9 Jember tidak hanya memastikan kesiapan teknis, tetapi juga menyatukan persepsi dan soliditas seluruh Insan KAI dan stakeholder. Fokus kami adalah menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, dan kenyamanan pelanggan selama Angkutan Lebaran,” kata Cahyo.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 923 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho

16 Agustus 2026 - 13:21 WITA

Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi

16 Agustus 2026 - 12:26 WITA

Bitcoin Tertekan di US$63.000, FLOQ Ungkap Peluang Rebound hingga Akhir 2026

16 Agustus 2026 - 10:18 WITA

Dupoin Futures Gandeng WeWork Dorong Pekerja Swasta Kenali Peluang Side Income Melalui Futures Trading

16 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Merajut Ulang Keadilan Sosial: IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik “Ideologi Kesehatan Indonesia” Bersama Prof. Nila Moeloek dan Pakar Lintas Sektor

15 Agustus 2026 - 22:15 WITA

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

15 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Trending di Bisnis