Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Jabar · 2 Feb 2026 23:25 WITA ·

Prabowo Tekankan Sinergi Nasional: “Jangan Ada Visi Daerah yang Berbeda dengan Presiden”


Prabowo Tekankan Sinergi Nasional: “Jangan Ada Visi Daerah yang Berbeda dengan Presiden” Perbesar

Bogor,Sulutnews.com – Bupati Kab. Musi Banyuasin H.M. Toha Tohet bersama wakilnya Kyai Abdur Rohman Husen menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 dengan Tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026). Perhelatan akbar ini menjadi momentum krusial bagi penyelarasan gerak langkah antara pusat dan daerah dalam mengawal visi besar kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melaporkan bahwa Rakornas kali ini mencatatkan kehadiran sebanyak 4.011 peserta. Untuk pertama kalinya, atas perintah langsung Presiden, seluruh wakil kepala daerah turut dihadirkan bersama para gubernur, bupati, walikota, serta jajaran pimpinan DPRD dan Forkopimda se-Indonesia. Mendagri menekankan bahwa Rakornas ini bertujuan menciptakan kesamaan gerak untuk mengoptimalkan program strategis nasional tahun 2026, mencakup kebijakan ekonomi, ketahanan pangan, hingga penegakan hukum.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pemimpin daerah untuk memahami sejarah panjang Nusantara yang kerap diintervensi karena kekayaan sumber daya alamnya. Ia menegaskan bahwa Indonesia sering dianggap sebagai “bangsa yang tidak mungkin” (impossible nation) oleh dunia luar karena keragamannya, namun kearifan lokal serta karakter rakyat yang harmonis menjadi kekuatan utama persatuan.

Presiden juga menuntut integritas dari para pemimpin daerah. “Rakyat mendambakan pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat semuanya, bukan segelintir orang,” tegas Presiden di hadapan ribuan pejabat.

Pada kesempatan itu juga Presiden memberikan instruksi tegas terkait efisiensi anggaran. Beliau meminta seluruh kepala daerah menghentikan acara yang tidak produktif .

Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada lagi visi daerah yang bertabrakan dengan visi pusat. Beliau telah memerintahkan untuk mengawasi ketat setiap penggunaan anggaran guna memastikan program swasembada pangan dan energi berjalan tanpa hambatan.

Turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Muba, jajaran Forkopimda yang terdiri dari Dandim 0401/Muba Letkol Kav Fredy Christoma P.P., S.Hub.Int., Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, S.E., Kajari Muba Aka Kurniawan, S.H., M.H., serta Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo, S.H., S.I.K., M.I.K. Kehadiran para pimpinan daerah ini dalam rakornas menunjukkan sinergi yang kuat dalam mengawal program pembangunan dan stabilitas di wilayah Musi Banyuasin.(Neti Rusmiati)

Artikel ini telah dibaca 1,220 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelatihan PKK Muba Ditutup,375 Kader PKK siap Terapkan Digitalisasi UP2K

12 Juni 2026 - 15:35 WITA

Pemkab Muba Terima LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025

10 Juni 2026 - 16:19 WITA

Dewan Teh Indonesia Siap Berkolaborasi Wujudkan Wellness Tourism Berbasis Kearifan Lokal di Tomohon

9 Juni 2026 - 23:16 WITA

Aksi Demonstrasi 11/06/2026 Gabungan Lembaga dan Ormas Muba Dukung Permen ESDM,Minta Solusi Untuk Pekerja Tambang Rakyat dan Penyuling Minyak

9 Juni 2026 - 17:15 WITA

Bupati Muba Kukuhkan IPPK Babat Toman,Perkuat Persaudaraan dan Sinergi Pembangunan Daerah

8 Juni 2026 - 15:07 WITA

Kolaborasi Dengan Media Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

8 Juni 2026 - 14:20 WITA

Trending di Sumsel