Reporter : Dance Henukh
Kabupaten Rote Ndao.Sulutnews.com – Kelompok petani di Desa Lekik, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, menyambut baik kedatangan bantuan alat tanam padi yang menjadi wujud dari aspirasi yang diperjuangkan oleh Usman Husin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus anggota Komisi IV. Program bantuan ini dirancang untuk memberikan dukungan langsung kepada para pelaku pertanian lokal, terutama dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas kegiatan penanaman padi di wilayah tersebut.
Desa Lekik yang terletak di Kecamatan Rote Barat Daya merupakan daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian padi. Namun, kendala ketersediaan alat bantu yang memadai seringkali menjadi hambatan bagi petani untuk mengoptimalkan hasil panen mereka.
Melalui bantuan alat tanam padi ini, diharapkan dapat mempermudah proses penanaman, mengurangi beban kerja fisik petani, serta mempercepat tahapan dalam siklus budidaya tanaman pangan utama ini. Alat-alat yang diberikan kini sudah mulai digunakan oleh kelompok petani lokal dalam kegiatan bercocok tanam mereka.
Usman Husin sebagai perwakilan rakyat menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat di daerahnya. Komisi IV DPR RI yang menangani urusan pertanian dan kehutanan sosial menjadi pijakan penting dalam mengusulkan serta merealisasikan program bantuan seperti ini. Tujuan utama dari program ini tidak hanya sebatas memberikan alat, tetapi juga untuk mendorong kemandirian ekonomi petani dan meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa.
Pemberian bantuan alat tanam padi di Desa Lekik juga menjadi contoh nyata bagaimana aspirasi masyarakat dapat diwujudkan melalui peran aktif lembaga legislatif. Para petani yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan berharap program serupa dapat terus dilakukan di wilayah sekitarnya, sehingga lebih banyak petani dapat merasakan manfaatnya dalam mengembangkan usaha pertanian mereka.
Reporter : Dance Henukh






