Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 19 Des 2025 17:53 WITA ·

Ka SPPG Bantah Penutupan Mendadak SPPG Sibarut, Sebut Sudah Ada Pemberitahuan Resmi


0-0x0-0-0# Perbesar

0-0x0-0-0#

SPPG Kecamatan Siau Barat Utara (sibarut) yang ditutup sementara 

Sitaro.sulutnews.com – Polemik penutupan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut), Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), yang berdampak pada ratusan siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Kepala SPPG Sibarut, Vilanty J. Salindeho.

Vilanty membantah, penutupan SPPG dilakukan secara mendadak dan sepihak. Ia menyatakan, penghentian operasional telah disampaikan sebelumnya kepada Mitra serta kepada sekolah-sekolah penerima manfaat melalui surat resmi.

“Penghentian operasional sudah kami sampaikan. Jadi bukan tanpa pemberitahuan,” ujar Vilanty.

Namun demikian, Vilanty mengakui bahwa penutupan SPPG Sibarut tidak terlepas dari konflik internal pengelolaan, khususnya terkait ketidaksepahaman koordinasi dan pembagian tugas antara Kepala SPPG dan Mitra, yang pada akhirnya berdampak langsung pada keberlangsungan layanan MBG.

Menurutnya, perbedaan pemahaman terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) berkembang menjadi ketidakpercayaan, terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan.

“Kami dituding menghambat pembayaran kepada Mitra, padahal ada proses administrasi yang harus dipenuhi. Salah satunya kesiapan rekening Mitra,” jelasnya.

Ia menyebut, situasi tersebut membuat pengelola SPPG merasa tidak lagi berada dalam kondisi kerja yang kondusif, meskipun pihaknya mengklaim telah menjalankan tugas sesuai ketentuan dan petunjuk teknis (juknis) program MBG.

Selain persoalan koordinasi, Vilanty juga mengungkap adanya keterbatasan sarana pendukung operasional yang turut memperumit situasi. Selama operasional berjalan, pengelola SPPG masih menggunakan perangkat pribadi untuk menjalankan pekerjaan administratif.

“Kami bekerja menggunakan laptop pribadi yang kondisinya sudah terbatas. Kami sudah menyampaikan kebutuhan perangkat penunjang kepada Mitra, namun belum terealisasi hingga operasional dihentikan,” katanya.

Terkait beredarnya pernyataan bahwa Mitra harus mengikuti perintah Kepala SPPG dan dapur bisa ditutup jika tidak patuh, Vilanty menegaskan hal tersebut bukan keputusan atau pernyataan resmi dalam forum kelembagaan.

“Itu bukan pernyataan dalam rapat resmi. Itu obrolan santai yang kemudian disalahartikan dan menyebar,” ujarnya.

Ia menegaskan, maksud dari pernyataan tersebut adalah penekanan bahwa Mitra memiliki tanggung jawab menyediakan perangkat penunjang operasional, mengingat adanya insentif yang diterima Mitra sesuai mekanisme kerja sama.

Vilanty juga memastikan bahwa persoalan SPPG Sibarut telah dikoordinasikan dengan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Sitaro, Oslan Sarimbangun. Upaya mediasi telah dilakukan, termasuk pemberian teguran lisan dan tertulis guna meredam konflik internal.

“Permasalahan ini murni soal perbedaan pemahaman dan komunikasi yang belum sejalan,” tegasnya.

Terkait kepastian beroperasinya kembali SPPG Sibarut, Vilanty menyatakan masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan Korwil SPPG agar polemik internal tidak kembali mengganggu pelayanan publik.

“Kami berharap ada solusi menyeluruh agar SPPG Sibarut dapat kembali beroperasi dan hak ratusan siswa atas layanan MBG tidak terus terhenti,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penutupan SPPG Sibarut berdampak pada lebih dari 400 siswa dari puluhan sekolah di wilayah Kecamatan Siau Barat Utara yang sementara waktu kehilangan akses terhadap program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Artikel ini telah dibaca 1,711 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dentuman Disertai Erupsi Kecil Gunung Karangetang, BPBD Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada

12 Juli 2026 - 21:36 WITA

Pemkab Sitaro Perkuat Validitas Data Sosial, Dana Duka dan BPJS Ketenagakerjaan Ikut Dibahas

10 Juli 2026 - 21:08 WITA

Plt Bupati Sitaro Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD

10 Juli 2026 - 20:41 WITA

Plt Bupati Sitaro Minta Lima Plt Kepala OPD Bergerak Cepat Layani Masyarakat

9 Juli 2026 - 23:21 WITA

Banmus DPRD Sitaro Tetapkan Jadwal Paripurna APBD 2025, Moghtar Kaudis Dilantik sebagai Ketua DPRD 11 Juli

8 Juli 2026 - 21:09 WITA

DPRD Sitaro Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Seluruh Fraksi Sepakat Lanjut

8 Juli 2026 - 09:28 WITA

Trending di Sitaro