Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 10 Sep 2025 19:56 WITA ·

Komitmen Tingkatkan Kualitas, Pemkab Sitaro Bekali Dokter dan Perawat dengan Pelatihan Jiwa


Wabup Sitaro saat memberikan sambutan di pelatihan terpadu kesehatan jiwa bagi dokter, perawat, dan psikolog klinis di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di Kota Manado. Perbesar

Wabup Sitaro saat memberikan sambutan di pelatihan terpadu kesehatan jiwa bagi dokter, perawat, dan psikolog klinis di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di Kota Manado.

Sitaro.sulutnews.com – Dinas Kesehatan mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro)  Heronimus Makainas atas langkah strategis menyelenggarakan pelatihan terpadu kesehatan jiwa bagi dokter, perawat, dan psikolog klinis di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di Kota Manado.

Makainas menilai kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat layanan kesehatan jiwa di Sitaro yang selama ini masih terbatas.

“Pertama-tama saya mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan ini dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Saya berharap kapasitas tenaga kesehatan kita meningkat, sehingga layanan kesehatan jiwa menjadi lebih ramah, inklusif, dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesehatan jiwa adalah isu global yang krusial. Berdasarkan data WHO, sekitar 25 persen penduduk dunia pernah mengalami gangguan jiwa, sedangkan di Indonesia lebih dari 19 juta orang mengalami gangguan mental emosional dan 1,7 juta jiwa dengan gangguan jiwa berat.

“Sayangnya, lebih dari 90 persen pasien di negara berkembang tidak memperoleh pengobatan memadai. Karena itu, pelatihan ini sangat berarti untuk memperkuat layanan di tingkat puskesmas,” tambahnya.

Pelatihan yang dirancang Dinas Kesehatan ini membekali tenaga medis dengan kemampuan surveilans, deteksi dini, wawancara psikiatrik, penatalaksanaan kasus umum, hingga penanganan kegawatdaruratan psikiatrik.

Salah satu peserta, Bella Kondoalumang dari Puskesmas Hiung, mengaku kegiatan ini memberi banyak pengetahuan baru sekaligus membangun jejaring antar fasilitas kesehatan.

“Permasalahan di lapangan bisa dibahas bersama sehingga muncul solusi yang sebelumnya tidak terpikirkan. Mentor juga membimbing dengan sangat baik,” katanya.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Sitaro menunjukkan keseriusan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa, sekaligus memberikan dukungan nyata bagi tenaga kesehatan agar lebih siap melayani masyarakat.

 

Artikel ini telah dibaca 912 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Body Part Korban Banjir Bandang Sitaro Teridentifikasi, Polisi Pastikan Jenazah Milik Swingli Dalending

5 Maret 2026 - 12:31 WITA

Proyek Kelas Baru Mangkrak, Pejabat PPK Resmi Ditahan Kejari Sitaro

27 Februari 2026 - 23:52 WITA

Komisi II DPRD Sitaro Desak Perhatian Pemprov Sulut, Jalan Ulu–Ondong Terancam Putus Permanen

27 Februari 2026 - 14:09 WITA

Pengelola SPPG Sitaro Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan, Satgas MBG Tekankan Standar Keamanan Pangan

21 Februari 2026 - 10:07 WITA

Dua Kepala SKPD Sitaro Tuai Apresiasi DPRD, Rogoh Dana Pribadi Demi Pedagang Pasar 66 Tagulandang

19 Februari 2026 - 19:09 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Trending di Adat Budaya