Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 30 Nov 2025 18:09 WITA ·

Pastikan Kesiapan Jelang Masa Angkutan Nataru 2025/2026, Daop 8 Inspeksi Seluruh Wilayah


Pastikan Kesiapan Jelang Masa Angkutan Nataru 2025/2026, Daop 8 Inspeksi Seluruh Wilayah Perbesar

KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memastikan seluruh fasilitas pelayanan, operasional, dan keselamatan perjalanan kereta api dalam kondisi siap menghadapi Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang akan berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Untuk memastikan kesiapan dalam mengakomodir mobilitas masyarakat pada periode libur panjang akhir tahun tersebut, KAI Daop 8 Surabaya melakukan berbagai upaya, yang salah satunya dilakukan dengan melaksanakan inspeksi lintas guna meninjau kesiapan prasarana maupun layanan operasional dari Stasiun Surabaya Pasar Turi s.d Stasiun Indro pada kondisi prima.

Kegiatan inspeksi lintas pada Sabtu (29/11) dengan menggunakan lori dresin, dipimpin langsung oleh Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat bersama jajaran manajemen terkait.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan bahwa inspeksi lintas ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh aspek pada lintas wilayah Daop 8 berjalan prima selama periode Nataru 2025/2026. Saat inspeksi, seluruh masalah dan hambatan yang ada di lintas maupun di sekitar stasiun akan diketahui dan segera diperbaiki.

Pada inspeksinya, KAI Daop 8 Surabaya melakukan pengamatan langsung maupun pemeriksaan kondisi prasarana perkeretaapian diantaranya dengan melakukan pengecekan kondisi rel, wesel, jembatan, perlintasan sebidang, persinyalan, dan sistem telekomunikasi.

Selain pemeriksaan jalur, Daop 8 Surabaya juga melakukan pengecekan kesiapan fasilitas pelayanan stasiun, seperti fasilitas ruang tunggu, loket, area keberangkatan, musala, toilet, serta koordinasi dengan para petugas lapangan, mulai dari Kepala Stasiun, pengatur perjalanan kereta api (PPKA), petugas kebersihan, keamanan, hingga petugas perawatan sarana dan prasarana.

KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa angkutan Nataru 2025/2026, serta mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal, mengecek ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI, dan memastikan pemesanan tiket dilakukan melalui channel resmi agar perjalanan akhir tahun berlangsung lancar.

“Dengan adanya inspeksi lintas Surabaya Pasar Turi – Indro ini, KAI Daop 8 akan terus berupaya mengevaluasi dan mempersiapkan dengan matang segala sesuatu yang menjadi kebutuhan di lapangan, untuk meminimalisasi potensi bahaya, serta menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api selama masa Nataru 2025/2026,” tutup Luqman Arif.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 933 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

24 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

24 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom

24 Agustus 2026 - 14:13 WITA

OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia

24 Agustus 2026 - 13:21 WITA

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN

24 Agustus 2026 - 13:04 WITA

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman

24 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Trending di Bisnis