Tahuna, Sulutnews.com — Seluruh tenaga pengajar di Kecamatan Kepulauan Tatoareng menggelar pertemuan rutin untuk membahas dinamika pendidikan dan memperkuat pola pembelajaran di wilayah kepulauan. Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Dasar GMIST (SDG) Behongan Kahakitang dan diikuti guru berstatus ASN, P3K, hingga Honorer.
Pertemuan tersebut melibatkan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) sebagai peserta utama. Kegiatan juga dihadiri oleh Koordinator Wilayah Kecamatan Tatoareng, Yulke Salele, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta Ketua Gugus SD Tatoareng, Klartje Makasili.

Dalam penyampaiannya, Yulke Salele menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antar pendidik untuk menghadapi tantangan pembelajaran di daerah kepulauan.
“Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat. Pertemuan seperti ini memperkuat koordinasi, meningkatkan kompetensi, dan memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga meski berada di wilayah terluar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Gugus SD Tatoareng, Klartje Makasili, menekankan bahwa pembenahan pola pendidikan harus dimulai dari penguatan kapasitas guru.
“Kami mendorong setiap guru untuk aktif berbagi pengalaman, strategi mengajar, dan inovasi. Dengan demikian kualitas KBM di sekolah-sekolah Tatoareng bisa meningkat secara merata,” kata Makasili.

Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan penyelarasan metode kegiatan belajar mengajar (KBM), terutama dalam upaya menghadapi perkembangan kurikulum dan kebutuhan peserta didik di wilayah kepulauan.
Salah satu guru peserta, Santosa Budiman, turut memberikan pandangannya mengenai pertemuan ini.
“Pertemuan seperti ini sangat bermanfaat. Di sini kami bisa berdiskusi tentang kendala nyata di lapangan, saling menguatkan, serta mencari solusi bersama. Harapannya, kualitas pendidikan di Tatoareng semakin maju dan siswa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, guru-guru di Kecamatan Tatoareng berharap adanya kesinambungan program pembinaan yang dapat memperkuat mutu pendidikan di wilayah kepulauan, sekaligus menjawab kebutuhan belajar peserta didik secara lebih efektif dan adaptif. (Andy Gansalangi)





