Manado, Sulutnews.com – Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) SMA di Kabupaten Talaud Daerah Terdepan, Terluar dan Tertingal (3T) mendambahkan bantuan program Presiden Prabowo Subyanto lewat Kemendikdasmen yakni Interaktif Flat Panel (IFP) Digitalisasi Smartboard.
” Ya betul kita sangat mendambahkan. Saat belum dapat Smartbord. Sudah diinformasikan akan dapat namum belum masuk” kata sejumlah Kepsek SMA yang dikonfirmasi Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (18/11) sore lewat telepon.
Kepsek yang dikonfirmasi antara lain Nofty Halean S.Pd Kepsek SMA Negeri 1 Melonguane Talaud, Kepsek SMA Negeri 2 Lirung Sintje Riung S.Pd dan Kepsek SMA Negeri 1 Beo Alten Banera S.Pd.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Beo Alten Banera S.Pd
Mereka mengatakan hinga Selasa (18/11) belum masuk Smartboard. Padahal sudah diunformasikan akan segera masuk. Menurut Kepsek Halean SMA Negeri 1 Melonguane dengan siswa 300 lebih sangat menambahkan proses belajar mengajar lewar Digitalisasi Smartboard karena lebih baik apalagi jaringan internet baik saat ini.
Hal yang sama dikatakan Kepsek Sintje Riung..Memang hanya 90 SIswa namun SMA Negeti 2 Lirung sudah sangat membutuhkan Smartboard.
Begitu juga dikatakan Kepsek Alten Banera S.Pd. Ada 400 lebih siswa di SMA Negeri 1 Beo . Semua siswa sudah mendambahkan Smartboard dalam proses belajar mengajar. Memang masuk daerah 3T tapi kamj membutuhkan prosses belajar mengajar lewat Smartboard.
Kepela Cabang Dinas Pendidikan Daerah di Kabupaten Talaud Merry Supit S.Th S.Pd ketika dikonfirmasi Selasa (18/11) sore mengatakan, untuk Smartboard itu langsung disekolah sekolah diwilayah Kabupaten Talaud ada 19 SMA dan 10 SMK. ” Kami akan segerah menkonfirmasi lagi disekolah sekolah mengapa belum dapat Smartboard” kata Merry Supit.

Foto – Kacabdin Dikda di Talaud Merry Supit S.Th.S.Pd
Pihaknya hinga Selasa (18/11) belum ada yang lapor. Memang baru baru ada rapat MKKS SMA se- Talaud dan juga membahas ini.
Kacabdin Dikda di Talaud optimis segera masuk ke Talaud. Dan bisa saja sudah dalam perjalanan karena jauh dan lewat laut jadi kemungkinan sudah dijalan. Smartboard badi sekolah di daerah Talaud sangat dibutuhkan sekali. Program Presiden Prabowo Subyanto baik dan ini harus kita dukung.
Bolmut Sudah Terima
Sementara Kepsek SMK Negeru Kaidipang Bolmut Ansyar Nusa S.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (18/11) mengatakan , meskipun jauh sudah dapat Smartboard . Program Presiden ini baik karena untuk membantu duni pendidikan” Akan maju pendidikan di Bolmut dan pasti siswa berkualitas” kata Ansyar Nusa.
Untuk Sekolah lain sudah dapat juga di Bolmut. Untuk pengunaan sudah dilatjh guru guru untuk memakai Smartboard.

Foto – Kepala BPMP Sulut Febry Dien ST.M.Inf.TecH ( MAN)
Sementara Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP) sebagai UPT Kemendikdasmen di Sulut Febry Dien ST.M.JnF.TecH ( MAN) kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (17/18) malam mengatakan, sesuai informasi dari supplier untuk penyaluran bertahap hinga Desember 2025 kita menungu . Data yang diperoleh dari BPMP ada sekitar 4.100 Satuan pendidikan di Sulut baru 13,5 persen yang dapat sementara sisanya 86,5 persen akan menyusul
Program Interaktif Flat Panel ( IFP) Digitalisasi Smartboard sudah dilounching Presiden Prabowo Senin (17/11) di salah satu sekolah di Bekasi Jawa Barat dan sekolah lain lewat zoom.(Fanny)






