Manado, Sulutnews.com – Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah ( UAS) di 96 SMP Negeri dan Swasta di Kota Manado hari pertama Selasa 11 April berjalan lancar dengan pengawasan ketat.
Hal tersebut dikatakan Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Manado Greace Sondakh S.Pd.M.Pd kepada Sulutnews.com Selasa (11/4) disela sela pemantauan UAS di SMP Negeri 13 Manado.
Menurut Kabid Greace Sondakh sekitar ribuan siswa di 96 SMP Negeri dan Swasta yang ikut. UAS akan berlangsung hinga Senin 17 April 2023 untuk 10 mata pelajaran. Menurut Kabid setiap hari dua mata pelajaran satu mata pelajaran dua jam mulai jam 08.00 wita pagi hinga jam 12.00 wita.” Saya optimis bisa berjalan lancar hinga hari terakhir nanti” kata Kabid.
Untuk pengawasan sangat ketat. Meskipun kelulusan ditentukan sekolah dan dinas pengawasan tetap ketat. Dalan UAS ada sekolah pakai sistim Digital seperti Google Form ada yang manual pakai kertas dan polpen.Jadi tergantung kesiapan sekolah. Yang terpenting semua siswa harus ikut. Dari data yang ada sejumlah siswa yang ijin sakit ada UAS susulan.
SMP Negeri 1 Lancar

Foto – Kepsek SMP Negeri 1 Manado Drs Salmon Rosang M Si saat menantau UAS diruang kelas.
Sementara itu pantuan Sulutnews.com di SMP Negeri 1, SMP Negeri 10 dan SMP Negeri 13 berjalan lancar hari pertama. Menurut Kepsek SMP Negeri 1 Manado Drs Salmon Rosang M.Si untuk sekolahnya sekitar 669 siswa yang ikut dan 100 persen hadir dengan sistim pakai kertas. Pengawasan ketat setiap kelas dua guru yang mengawasi di 34 ruangan dengan 20 siswa setiap kelas. Kepsek mengatakan untuk kelulusan akan ditentukan lewat rapat dewan guru .” Saya optimis siswanya bisa sukses” kata Kepsek.
Hal yang sama dikatakan Kepsek SMP Negeri 13 Politeknik Manado Ibu Theodora S.Pd kepada Sulutnews.com. Sekitar 109 siswa yang ikut UAS dan pengawasan ketat . Kepsek menambahkan bagi yang ijin sakit akan ada UAS susulan .Semua siswa harus ikut semua karena ini menentukan kelulusan siswa dan diharapkan mendapat nilai yang baik.

Foto – Kepsek SMP Negeri 10 di Mapanget Manado Venny Mononimbar S.Pd.M.Pd.
Sementara Kepsek SMP Negeri 10 Manado di Mapanget Venny Mononimbar S.Pd.M.Pd kepada Sulutnews.com mengatakan ada sekitar 332 siswa yang ikut. Ada dua siswa yang ijin sakit dan ikut UAS lewat daring. Menurut Kepsek sekolahnya mengunakan Google Form dalam UAS. Dengan sistim ini sangat efektif dan efisien sehinga sangat baik. Bagi yang tidak ada hanphon sekolah siapkan komputer. Sementara jaringan wifi internet dari sekolah. SMP Negeri 10 sudah lengkap dan hinga akhir UAS bisa lancar.” Saya optimis bisa sukses dan lancar UAS disekolahnya, kata Kepsek Mononimbar. Untuk pengawasan tetap ketat sesuai aturan yang ada. (Fanny)







