Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Manado · 10 Okt 2025 23:48 WITA ·

70 Orang Guru Sekolah Madrasah dan MTs di Sulut Hadiri Pelatihan Mengajar Kreatif Agar Siswa Iklas Belajar


70 Orang Guru Sekolah Madrasah dan MTs di Sulut Hadiri Pelatihan Mengajar Kreatif Agar Siswa Iklas Belajar Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Sebanyak 70 orang guru dari sekolah Madrasah dan MTs atau sekolah setingkat SMP dan SMA di Provinsi Sulawesi Utara menghadiri kegiatan pelatihan Guru Agama Islam dalam strategi mengajar kreatif dengan tujuan siswa iklas belajar, pada Jumat (10/10) dan berlangsung di Aula Serba Guna Kompleks Kantor Walikota di Jalan Balai Kota Nomor 1, Kecamatan Tikala, Kota Manado.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementrian Agama Profinsi Sulawesi Utara Hi Basrie saat membuka pelatihan mengatakan, tujuan kegiatan adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan guru agama bagaimana mengajar kreatif agar siswa iklas belajar.

Penanggung jawab kegiatan pelatihan Hj Sitty Maryam kepada media ini menjelaskan, bahwa peserta pelatihan sebanyak 70 orang guru dari sekolah Madrasah dan MTS yang menjadi binaan Kemeneg Sulut khusus gedung sekolahnya berada di Manado dan Bitung.

Para peserta mendapat materi pelajaran yang mana salah satu dari pembelajaran adalah tidak memaksa murid belajar, melainkan mengajak murid belajar secara kreatif.

“Kami memberi materi pelatihan agar guru dapat mengajar muridnya secara kreatif. Karena banyak hal muncul dari balik sekolah madrasah dan MTS, yang mana ada guru kita yang tak sengaja memaksa muridnya belajar. Kegiatan hari ini adalah untuk menjadikan pendidikan kita lebih bagus lagi,” kata Hj Sitty Maryam.

Dalam pelatihan sehari tersebut, kata Maryam, peserta mendapatkan praktek-praktek belajar kreatif disesuaikan dengan kurikulum cinta Mendikdas RI yang perlu dikembangkan secara bagus di Indonesia.

Ia beralasan. bahwa dalam hidup seorang tidak boleh berhenti belajar ataupun mencari ilmu, setiap orang apalagi guru harus belajar sampai tua, iklas belajar dan tidak dipaksa.

Apalagi diera teknologi digitalisasi seperti saat ini, perkembangan sudah sangat terasa dan maju. Seorang guru pria ataupun wanita yang muda ataupun tua harus terus bisa menambah wawasan, terutama dalam menggunakan digitalisasi.

“Kami memberi contoh bagaimana menggunakan digitalisasi dengan bagus. Seperti misalnya saat mendaftar, peserta yang akan mengikuti pelatihan harus bisa menggunakan barkot. Alhamdulilah, peserta semuanya melek teknologi. Mereka tidak mendaftar dengan menggunakan kertas dan bolpoin lagi,” tambah Hj Maryam yang juga merupakan pemerhati pendidikan dan dosen di Jakarta ini.

Pelatihan diadakan selama satu hari, meski demikian para peserta yang dihubungi media ini mengaku merasa lebih baik dan pintar. “Materi pelatihan menggunakan literasi bermain, sehingga belajar secara iklas langsung kita rasakan,” demikian kata Ibu Guru Riris salah satu peserta pelatihan. (Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 964 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Pelosok Menuju Puncak: Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Nduadi di Desa Sotimori

26 April 2026 - 03:29 WITA

Festival Literasi Baca: Pertunjukan Budaya Warnai Malam Penutupan

26 April 2026 - 02:48 WITA

208 Siswa SMK Negeri 1 Tondano Berkompeten Setelah Ikut UKK Tujuh Program Keahlian

25 April 2026 - 12:58 WITA

Kepala SD Nduadi dan Kepala UPTD SMPN 1 Ndao Diapresiasi Berprestasi dalam Pengelolaan Dana BOS Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao

25 April 2026 - 11:34 WITA

Kepala UPTD SMP Negeri 1 Lobalain Tidak Ada Kemampuan: Kondisi Memprihatinkan di Tengah Pusat Kota

25 April 2026 - 11:19 WITA

Felly Estelita Runtuwene Jadi Pembicara di Kuliah Umum Universitas Klabat

25 April 2026 - 10:33 WITA

Trending di Manado