Menu

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Internasional · 23 Sep 2026 23:45 WITA ·

“4 Dump Truck Antar Batu Masuk Hotel Nihi, Nama Kasat Reskrim Disebut sebagai Pemilik, Legalitas Dipertanyakan”.


“4 Dump Truck Antar Batu Masuk Hotel Nihi, Nama Kasat Reskrim Disebut sebagai Pemilik, Legalitas Dipertanyakan”. Perbesar

KASAT RESKRIM POLRES ROTE NDAO DIDUGA PASOK BATU GUNUNG KE HOTEL NIHI, ASAL-USUL DAN LEGALITAS MATERIAL DIPERTANYAKAN

Reporter: Dance Henukh

Sulutnews.com — ROTE NDAO — Pengiriman batu gunung atau batu random ke kawasan Hotel Nihi Rote menjadi menjadi pertanyaan besar setelah muncul informasi yang menyebut material tersebut diduga berkaitan dengan Kasat Reskrim Polres Rote Ndao.

Berdasarkan pantauan media ini pada Rabu (23/9/2026), sedikitnya empat mobil dump truck membawa material batu gunung menuju kawasan Hotel Nihi Rote.Setibanya di pos pertama, kendaraan tersebut disebut sempat dihentikan oleh petugas keamanan hotel ( SATPAM). Salah seorang sopir kemudian ditanya mengenai surat jalan material yang dibawanya.

Menurut keterangan yang disampaikan sopir kepada petugas keamanan, (SATPAM) kendaraan tersebut tidak membawa surat jalan. Sopir juga menyebut dirinya mendapat perintah untuk mengantar material ke Hotel Nihi dan, ketika ditanya mengenai kepemilikan batu, Sopir menyebut nama Kasat Reskrim Polres Rote Ndao.Pernyataan tersebut masih merupakan keterangan yang disampaikan di lapangan dan belum terverifikasi secara independen oleh media ini.

Pantauan media ini juga mencatat sedikitnya empat dump truck membawa material tersebut dan berhenti di area pos pertama Hotel Nihi. Material kemudian disebut diterima oleh salah seorang pegawai Hotel Nihi berinisial RS.
Informasi tersebut semakin menjadi perhatian setelah RS disebut melakukan komunikasi atau konfirmasi dengan pihak Polres Rote Ndao. Setelah komunikasi tersebut, material batu kemudian diterima oleh pihak Hotel Nihi.
Bukan Sekadar Batu, Asal-Usul Material Dipertanyakan.Peristiwa ini menimbulkan sejumlah pertanyaan yang membutuhkan penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait.

Dari mana asal batu gunung tersebut? Siapa pemilik material? Apakah batu berasal dari lokasi yang memiliki legalitas untuk pengambilan dan penjualan material? Apakah terdapat dokumen pengangkutan dan transaksi? Dan siapa pihak yang secara hukum bertindak sebagai penjual atau pemasok?
Pertanyaan lainnya juga menyangkut informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang pejabat kepolisian aktif yang saat ini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Rote Ndao.

Media ini tidak menyimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran hukum. Namun, apabila benar terdapat hubungan usaha atau transaksi pemasokan material yang melibatkan pejabat kepolisian aktif, maka perlu ada penjelasan mengenai kapasitas yang bersangkutan, bentuk hubungan transaksinya, serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku bagi anggota Polri.Legalitas Material Perlu Dibuka Dalam konteks pengadaan material batu, hal yang perlu dipastikan bukan hanya siapa yang mengantar dan menerima, tetapi juga asal-usul material tersebut.

Pihak berwenang perlu memastikan apakah material berasal dari kegiatan yang memiliki perizinan sesuai ketentuan, siapa pemegang izin atau pemilik sumber material, serta apakah terdapat dokumen pendukung atas pengangkutan dan penjualan batu tersebut.
Jika material tersebut diperoleh dari kegiatan pengambilan batu tanpa legalitas yang dipersyaratkan, tentu persoalannya berbeda dengan material yang berasal dari sumber resmi dan memiliki dokumen lengkap.
Karena itu, diperlukan verifikasi terhadap asal material, dokumen pengangkutan, bukti transaksi, serta pihak yang menerima pembayaran apabila memang terdapat transaksi jual beli.

Kapolres Belum Memberikan Tanggapan
Media ini telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolres Rote Ndao melalui WhatsApp pada Rabu (23/9/2026) malam terkait informasi dugaan pemasokan batu gunung ke Hotel Nihi serta penyebutan nama Kasat Reskrim sebagai pihak yang diduga memiliki atau memasok material tersebut.

Namun hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari Kapolres Rote Ndao.Media ini juga membuka ruang klarifikasi kepada Kasat Reskrim Polres Rote Ndao maupun pihak Hotel Nihi untuk menjelaskan secara terbuka asal-usul material, hubungan antara pemasok dan penerima, status transaksi, dokumen atau legalitas material, serta kapasitas masing-masing pihak dalam kegiatan tersebut.

Sebab, persoalan yang menjadi perhatian bukan semata-mata mengenai empat dump truck batu yang masuk ke kawasan Hotel Nihi.
Yang lebih penting adalah siapa pemilik material tersebut, dari mana asalnya, apakah memiliki legalitas, siapa pihak yang melakukan transaksi, dan apakah seluruh kegiatan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Topi Ti’i Langga Sambut Kunjungan Kajati NTT di Rote Ndao

24 September 2026 - 00:28 WITA

ULTIMATUM 2×24 JAM! Forum Wartawan NTT Desak Proses Hukum Media NTT Hits Dihentikan

24 September 2026 - 00:06 WITA

Pukul 18.11 Wita,Simbol Daerah Kantor Bupati Rote Ndao Gelap Gulita, Bendera Merah Putih Belum Diturunkan

22 September 2026 - 18:24 WITA

ORANG TUA SISWA-SISWI SD MOKDALE TURUT BERDUKA CITA ATAS BERPULANGNYA BAPAK GURU PAULUS BALLA, S.Pd.

21 September 2026 - 18:38 WITA

SELAMAT ULANG TAHUN IBU PLT. BUPATI CILACAP!

21 September 2026 - 15:43 WITA

“Dinas Pendidikan Bantah Dugaan Fee Rp100 Juta, Dana Revitalisasi Langsung ke Rekening Sekolah.”

19 September 2026 - 01:16 WITA

Trending di Internasional