Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 28 Mar 2026 14:34 WITA ·

Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026


Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026 Perbesar

LRT Jabodebek mempertahankan capaian zero accident pada Januari-Februari 2026, dengan tidak ada kasus LTI, Near Miss, FAC, MTC, maupun FAT, serta produktivitas kerja yang stabil.

LRT Jabodebek kembali mencatatkan zero accident di lingkungan kantor pada Januari–Februari 2026, melanjutkan capaian serupa pada tahun 2025. Konsistensi ini terjadi di tengah tingginya aktivitas kerja yang mencapai 205.648 jam kerja kumulatif dalam dua bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan data Divisi LRT Jabodebek, tidak terdapat kasus Lost Time Injury (LTI), Near Miss, First Aid Case (FAC), Medical Treatment Case (MTC), maupun Fatality (FAT) sepanjang periode tersebut. Capaian ini mempertahankan tren nihil kecelakaan kerja yang juga tercatat sepanjang 2025.

Dari sisi produktivitas, volume kerja karyawan tercatat 107.888 jam pada Januari dan 97.760 jam pada Februari, dengan rata-rata 102.824 jam kerja. Pada periode yang sama, jumlah karyawan relatif stabil di angka 613 orang pada Januari dan 611 orang pada Februari, menunjukkan kesinambungan kapasitas operasional.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kinerja keselamatan kerja ini menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas operasional LRT Jabodebek secara keseluruhan. Lingkungan kerja yang aman dan terkendali berkontribusi langsung terhadap keandalan layanan, konsistensi perjalanan, serta minimnya gangguan operasional yang berdampak pada pengguna.

Dengan terjaganya aspek keselamatan internal, LRT Jabodebek dapat memastikan proses operasional berjalan lebih disiplin dan terstandarisasi, sehingga mendukung pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat.

Upaya menjaga kinerja keselamatan kerja dilakukan melalui penerapan pengawasan rutin, edukasi berkelanjutan, serta penguatan budaya preventif di lingkungan kerja. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mempertahankan performa operasional yang stabil dan berkelanjutan.

Keberlanjutan capaian zero accident ini memperkuat posisi LRT Jabodebek sebagai penyedia layanan transportasi publik yang mengedepankan keselamatan, baik bagi pekerja maupun pengguna jasa.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 902 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

11 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Trending di Bisnis