Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 28 Jun 2024 16:33 WITA ·

Youth Rote Movement: Aksi Bersih Sumber Air Oemau dan Lelain sebagai Bentuk Cinta Rote Ndao


Youth Rote Movement: Aksi Bersih Sumber Air Oemau dan Lelain sebagai Bentuk Cinta Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com — Pada Kamis, 27 Juni 2024, komunitas Youth Rote Movement (YRM) melaksanakan aksi bersih-bersih di sumber air Oemau dan Lelain, sebuah langkah konkret untuk menjaga kelestarian sumber daya air di Rote Ndao. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya komunitas untuk melestarikan lingkungan dan memastikan kelangsungan sumber air yang menghidupi kota.

Imanuel Sombu, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan ini, menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini dilakukan sebagai bentuk cinta dan kepedulian terhadap Rote Ndao. “Oemau dan Lelain adalah sumber air yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat di sini. Menjaga kebersihan dan kelestariannya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Imanuel.

Youth Rote Movement adalah sebuah komunitas yang terdiri dari perwakilan pemuda dari lima denominasi gereja di Rote Ndao, yaitu GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor), GBI (Gereja Bethel Indonesia), GBIS (Gereja Bethel Injil Sepenuh), GSJA (Gereja Sidang Jemaat Allah), dan GPDI (Gereja Pantekosta di Indonesia). Kolaborasi lintas denominasi ini menunjukkan semangat persatuan dan kerja sama yang kuat di antara pemuda-pemudi Rote Ndao untuk tujuan bersama yang mulia.

Aksi bersih-bersih ini dimulai sejak pagi hari, dengan puluhan anggota YRM berkumpul di titik awal dekat sumber air Oemau. Mereka membawa peralatan kebersihan seperti kantong sampah, sarung tangan, dan alat-alat lain yang diperlukan. Dengan semangat yang tinggi, para peserta mulai membersihkan area sekitar sumber air, mengumpulkan sampah-sampah plastik, daun-daun kering, dan kotoran lainnya yang bisa mencemari air.

Imanuel Sombu menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan sumber air bagi kelangsungan hidup masyarakat. “Sumber air Oemau dan Lelain adalah urat nadi kehidupan kota ini. Selain sebagai sumber air bersih, tempat ini juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi bagi masyarakat Rote Ndao,” katanya. “Kami berharap aksi ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli dan terlibat dalam menjaga lingkungan sekitar.”

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian sumber air dan lingkungan. Para anggota YRM memberikan penjelasan kepada warga sekitar mengenai dampak buruk dari pencemaran air dan bagaimana cara menjaga kebersihan sumber air. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran mereka dalam menjaga kelestarian alam.

Salah satu peserta, Maria Daelenu, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan ini. “Saya merasa bangga bisa berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih ini. Ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap lingkungan dan masa depan Rote Ndao,” ujarnya. “Semoga semakin banyak orang yang terinspirasi untuk ikut serta dalam kegiatan seperti ini.”

Aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh Youth Rote Movement ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. Kepala Desa setempat, Stefanus Mbatu, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pemuda yang telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Youth Rote Movement. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya,” kata Mbatu.

Kegiatan ini juga menunjukkan bagaimana pemuda-pemudi Rote Ndao dapat bersatu dan bekerja sama untuk tujuan yang lebih besar. Melalui aksi nyata seperti ini, mereka tidak hanya menunjukkan cinta mereka terhadap daerah asal, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan untuk generasi mendatang.

Imanuel Sombu menutup kegiatan dengan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian sumber air. “Ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat apa yang kita miliki, agar anak cucu kita nanti dapat menikmati alam yang bersih dan lestari,” pungkasnya.

Aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh Youth Rote Movement ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi sebuah gerakan nyata yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Rote Ndao. Dengan semangat kebersamaan dan cinta akan lingkungan, para pemuda ini telah menunjukkan bahwa mereka siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam dan masa depan yang lebih baik.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,160 kali

Baca Lainnya

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Wakil Gubernur NTT Tekankan Adaptasi, Inovasi, dan Disiplin Bagi ASN untuk Pelayanan Publik Berkualitas

30 Maret 2026 - 11:12 WITA

Gubernur Melki Laka Lena Resmikan Dapur Flobamorata SMK Katolik Kusuma di Belu

30 Maret 2026 - 10:52 WITA

ATKI & PARTNERS Kirim Surat Resmi, Dorong Penanganan Kasus Penguasaan Tanah di NTT

28 Maret 2026 - 17:57 WITA

Kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTT Bersama Pemda Rote Ndao dan Bank NTT

28 Maret 2026 - 09:58 WITA

Trending di Internasional