Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Okt 2025 16:55 WITA ·

WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp1,17 Triliun di Triwulan III/2025, Didukung Produktivitas yang Meningkat dan Efisiensi


WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp1,17 Triliun di Triwulan III/2025, Didukung Produktivitas yang Meningkat dan Efisiensi Perbesar

Jakarta, Oktober 2025 — PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan kinerja yang solid hingga Triwulan III Tahun 2025. Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,17 triliun, didukung oleh peningkatan produktivitas di seluruh lini usaha serta efisiensi biaya yang berkelanjutan.

Kontributor terbesar pendapatan usaha berasal dari segmen Beton Precast sebesar Rp528,66 miliar atau 45,26% dari Pendapatan Usaha, disusul oleh Beton Readymix & Quarry sebesar Rp358,99 miliar atau 30,73%, dan Jasa Konstruksi sebesar Rp280,51 miliar atau 24,01%. Capaian ini memperlihatkan posisi WSBP yang kuat sebagai penyedia solusi beton terintegrasi dengan portofolio produk dan layanan yang terus berkembang.

“Kami terus mengoptimalkan proses produksi, melakukan pemeliharaan aset secara berkelanjutan, serta mengimplementasikan inovasi teknologi untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik dan efisiensi biaya yang semakin baik,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Kinerja positif di seluruh segmen tersebut turut menopang peningkatan perolehan kontrak dan proyek baru sepanjang 2025. Hingga akhir Triwulan III/2025, WSBP mengelola proyek dengan Nilai Kontrak Dikelola sebesar Rp2,12 triliun dan telah mencatat Nilai Kontrak Baru sebesar Rp838,09 miliar, di mana sebesar 70,24% merupakan proyek eksternal. Pencapaian ini menunjukkan optimisme WSBP untuk mencapai target bisnis sepanjang tahun 2025, yang juga tercermin dari berbagai proyek strategis yang saat ini tengah dijalankan.

Beberapa proyek utama yang tengah digarap WSBP antara lain suplai untuk Tangguh UCC Project, Proyek Peningkatan Jalan Paket C di KIPP 1B–1C, Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Basilika dan Gereja Nusantara, serta sebagai kontraktor pelaksana pada Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura TA 2025 dan Pembangunan Tembok Penahan Jembatan Enim 1–Enim 2.

Dalam mendukung berbagai proyek tersebut, WSBP mengandalkan portofolio produk unggulan yang menjadi tulang punggung kinerja operasionalnya. Selama Triwulan III/2025, lima produk terlaris WSBP yang menjadi penopang utama pendapatan adalah Spun Pile, Readymix, PC-I Girder, Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP), dan Full Slab. Produk-produk ini banyak digunakan pada proyek infrastruktur besar seperti jalan tol, jembatan, pelabuhan, dan gedung bertingkat. Kualitas produk yang terjaga dan ketepatan waktu pengiriman menjadi keunggulan kompetitif WSBP, sehingga tetap menjadi pilihan utama berbagai proyek nasional.

“Proyek-proyek baru tersebut menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap kemampuan WSBP dalam menyediakan solusi beton berkualitas tinggi serta jasa konstruksi terbaik. Kami optimistis kinerja positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun,” tambah Fandy.

Dari sisi keuangan, WSBP membukukan Laba Kotor sebesar Rp201,49 miliar dengan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 17,25%. WSBP juga mengimplementasikan komitmennya untuk melakukan efisiensi, salah satunya tercermin dari efisiensi Beban Umum dan Administrasi yang menurun menjadi Rp273,47 miliar atau 21,01%. Selain itu, Pendapatan Lain-Lain tercatat sebesar Rp61,65 miliar, yang diperoleh salah satunya dari hasil aset disposal.

Dari sisi restrukturisasi keuangan, WSBP menunjukkan komitmen kuat dalam pemenuhan kewajiban. Perseroan telah membayarkan CFADS Tahap VI senilai Rp112,34 miliar, sehingga secara kumulatif telah mencapai Rp541,74 miliar. Selain itu, WSBP telah melaksanakan PMTHMETD Tahap V pada Juli 2025 sebesar Rp47,96 miliar, menjadikan total konversi saham mencapai Rp1,55 triliun atau sekitar 90,23% dari total target konversi.

“Keberhasilan WSBP dalam menjalankan skema restrukturisasi keuangan secara tepat waktu menunjukkan komitmen kami dalam memperkuat fundamental keuangan perusahaan dan menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Fandy.

Ke depan, WSBP akan terus memperkuat kinerja dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko yang terukur, serta memastikan setiap pendapatan proyek didukung oleh pendanaan yang sehat dan berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 987 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek

2 September 2026 - 11:24 WITA

Anida “Japan Anime Medley for Indonesia”

2 September 2026 - 10:00 WITA

XAUUSD Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204

2 September 2026 - 09:55 WITA

DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

2 September 2026 - 07:49 WITA

Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

2 September 2026 - 06:00 WITA

PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

1 September 2026 - 20:00 WITA

Trending di Bisnis