Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 24 Feb 2024 15:10 WITA ·

Warga Minta Pemerintah Kelurahan Mokdale Tegur Pemilik Tanah yang Menutup Akses Jalan


Fedi Fanggidae, RT 023 RW 006 Kelurahan Mokdale. Foto Dance henukh Perbesar

Fedi Fanggidae, RT 023 RW 006 Kelurahan Mokdale. Foto Dance henukh

NTT.Rote Ndao,Sulutnews.com — Beberapa warga di Kelurahan Mokdale, RT 023 RW 006 di Jalan D C Saudale, mengeluhkan penutupan akses jalan menuju tanah mereka di belakang rumah Mas Budi oleh pemilik tanah. Mereka menegaskan bahwa lorong tersebut adalah akses jalan yang asli dan sesuai dengan sketsa jalan yang ada. Namun, tanah tersebut telah ditutup oleh pemilik tanah dengan tujuan yang tidak jelas,Pemilik Tanah Turunkan batu dijalan masuk tanpa sepengetahuan semua pemilik tanah di belakang yang mengharuskan warga harus untuk mencari akses yang melalui tanah milik orang lain.

“Kami kesal karena kami ingin membangun namun tidak ada akses masuk ke lokasi tanah kami. Kami sudah membeli bahan bangunan namun tidak dapat membawanya masuk karena tidak ada jalan masuk,” kata salah satu warga.

Fedy Fanggidae RT006 RW 023 menjelaskan bahwa tanah di belakang rumah Mas Budi memang tidak memiliki akses jalan, karena tidak ada akses dari depan jalan samping Barat, batas tembok Mas Budi, dan batas tanah milik Mba Mami yang menuju ke belakang tanah warga. Hal ini membuat warga yang tinggal di belakang rumah Mas Budi tidak memiliki akses jalan untuk membawa bahan bangunan.

Fedi Fanggidae juga mengatakan bahwa para warga yang memiliki tanah di belakang harus bersama-sama mencari solusi dengan Lurah dan RT untuk membuka akses jalan dari jalan umum, batas tanah Mas Budi bagian barat, dan batas tanah milik Mba Mami agar warga dapat membuka akses jalan masuk dari samping Warung Bakso dan samping Mas Budi.

Saat dihubungi oleh media pada Sabtu, 24 Februari 2024, Fedi Fanggidae menegaskan bahwa solusi harus dicari agar warga yang memiliki tanah di belakang rumah Mas Budi dapat berbicara langsung dengan pemilik tanah untuk membuka akses jalan yang memungkinkan mereka untuk membawa material bangunan.”Himbauan Fedi.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,051 kali

Baca Lainnya

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Wakil Gubernur NTT Tekankan Adaptasi, Inovasi, dan Disiplin Bagi ASN untuk Pelayanan Publik Berkualitas

30 Maret 2026 - 11:12 WITA

Gubernur Melki Laka Lena Resmikan Dapur Flobamorata SMK Katolik Kusuma di Belu

30 Maret 2026 - 10:52 WITA

ATKI & PARTNERS Kirim Surat Resmi, Dorong Penanganan Kasus Penguasaan Tanah di NTT

28 Maret 2026 - 17:57 WITA

Kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTT Bersama Pemda Rote Ndao dan Bank NTT

28 Maret 2026 - 09:58 WITA

Trending di Internasional