Untuk Mempercepat penurunan Stunting di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang saat ini kembali naik , pemkab Mitra kembali mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pecepatan penurunan Stuntinf (TPPS) di kabupaten tersebut.
Rakor tersebut dilaksanan Senin (14/8/2023) kemarin bertempat di Kantor Dinas P2KB dan kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati James Sumendap yang di wakili oleh Wakil Bupati Mitra Drs Jesaya Jocke Legia didampingi oleh Asisten Satu Sekdakab MItra David lalandos, Asisten Satu Jani Rolos serta kkadis P2KB Dr Helny Ratuliu MAP.
Dalam sambutannya, Legi mengatakan bahwa jumlah stunting di Kabupaten Mitra mengalami ketambahan jika dibandingkan dengan bulan lalu sesuai dengan data yang disampaikan oleh dinas Kesehatan.
“ Untuk itu, lewat Rakor ini kita akan membahas sekaligus mencari solusi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Mitra,” ujar Legi.
Diapun berharap semua yang terlibat untuk memberikan masukan, usulan,serta solusi agar Stunting dapat teratasi.
Sementara itu Asisten satu Jani Rolos mengatakan bahwa tujuan Rakor dilaksanakan dua bulan sekali ini adalah untuk lebih mengetahui kendala apa yang dihadapi sehiingga angka stunting terus bertambah dan bagiamana cara pemecahannya agar angka Stunting visa menurun.
“ Saat ini jumlah stunting di Kabupaten Mitra berjumlah 175 anak. Jumlah ini naik jika dibandingkan degan tahun lalu,” ujar Rolos.
Dengan kenaikan jumalh Stunting, kita perlu ada tindak lanjut melakukan rakor untuk membahas dan mencari solusi agar angka stunting ini bisa menurun sbahkan kita bisa keluar dari stuunting.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah (DP2KB) Kabupaten Mitra Dr Helny Ratuliu, Kepala Bapeda, Sekretaris Dinas dan Badan serta uundangan lainnya.







