Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 20 Apr 2026 20:55 WITA ·

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan


Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan Perbesar

Bandung (Jawa Barat), 20 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan gogosan yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Cibeber – Stasiun Lampegan tepatnya di Km 73+900 s.d Km 74+00.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa hingga saat ini proses penanganan masih terus berlangsung oleh tim prasarana di lapangan. “Gogosan yang terjadi sejak Minggu malam (19/4) pukul 19.55 WIB masih dalam tahap penanganan intensif oleh petugas kami,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa gogosan tersebut memiliki panjang kurang lebih 12 meter dengan kedalaman mencapai 4 meter, sehingga berdampak langsung terhadap operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut. “Dengan kondisi tersebut, jalur belum dapat dilalui oleh kereta api demi menjamin keselamatan perjalanan dan pengguna jasa,” tambahnya.

Akibat gangguan tersebut, KAI Daop 2 Bandung terpaksa melakukan pembatalan sejumlah perjalanan Kereta Api Siliwangi. Pada Minggu, 19 April 2026, satu perjalanan KA Siliwangi (KA 345) relasi Cianjur – Sukabumi telah dibatalkan.

Sementara itu, pada hari ini Senin, 20 April 2026, terdapat tiga perjalanan KA Siliwangi yang dibatalkan, yakni KA 342 relasi Sukabumi – Cianjur, KA 341 relasi Cianjur – Sukabumi, serta KA 344 relasi Sukabumi – Cianjur.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pembatalan perjalanan ini kami lakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan pengguna jasa dan operasional kereta api tetap terjaga,” tegas Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan bahwa gangguan ini disebabkan oleh faktor alam yang mengakibatkan terjadinya gogosan pada jalur rel, sehingga memerlukan penanganan khusus dan menyeluruh sebelum jalur dapat kembali dilalui.

Saat ini, seluruh tim terkait masih terus berupaya maksimal untuk mempercepat proses perbaikan agar jalur dapat segera normal kembali dan perjalanan kereta api dapat beroperasi seperti sediakala.

“Kami akan terus memberikan update perkembangan penanganan di lokasi secara berkala kepada masyarakat,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada pelanggan untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi KAI serta menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi operasional terkini.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 902 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Standar Fasilitas yang Wajib Dipenuhi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik

10 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Bukan Sekadar Drone, Kini Robot Anjing dan Humanoid Ikut Bekerja di Lapangan

10 Agustus 2026 - 13:24 WITA

Kepercayaan Pelanggan Jadi Kekuatan Prodia Raih Predikat Excellent di Indonesia Original Brand 2026

10 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Prodia Raih SBBI Award, Tegaskan Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Berkualitas

10 Agustus 2026 - 12:03 WITA

S&P 500 Cetak Rekor, Data Tenaga Kerja Lemah Buka Peluang The Fed Lebih Dovish

10 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Odoo ERP Membantu Manufaktur Mengontrol Produksi hingga Laporan Keuangan

10 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Trending di Bisnis