Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 28 Okt 2025 18:15 WITA ·

transcosmos Indonesia dan Mitsubishi Motors Indonesia Bahas Evolusi Customer Experience Menuju Era Hyper-personalization


transcosmos Indonesia dan Mitsubishi Motors Indonesia Bahas Evolusi Customer Experience Menuju Era Hyper-personalization Perbesar

PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bersama transcosmos Indonesia (TCID) memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pengalaman pelanggan (customer experience/CX) yang semakin personal dan relevan di era digital. Melalui kerja sama strategis ini, kedua perusahaan berbagi pandangan mengenai bagaimana personalization menjadi basis penting untuk menuju tahap berikutnya, yaitu hyper-personalization.

Selama beberapa tahun terakhir, MMKSI dan TCID telah berkolaborasi dalam berbagai inisiatif untuk memperkuat interaksi antara brand dan pelanggan. Salah satu wujud kolaborasi tersebut adalah pengelolaan My Mitsubishi Motors ID (MMID), aplikasi digital yang menjadi pusat aktivitas pelanggan kendaraan Mitsubishi.

Deputy Group Head of CX Group MMKSI, Ilham Iranda Syahputra, menyampaikan, “Sekitar 85% aktivitas customer experience di Mitsubishi Motors dikelola bersama TCID. Kami mengapresiasi kolaborasi ini karena kami selalu berpikir untuk terus berinovasi di MMID agar lebih dekat dengan pelanggan. TCID membantu kami memastikan seluruh customer touchpoints menjadi lebih seamless dan terintegrasi.”

Ia menambahkan, “Di era digital yang berkembang cepat, brand harus mampu menyesuaikan diri dengan perilaku pelanggan. Memahami keinginan dan kebiasaan mereka adalah kunci dan TCID berperan besar dalam membantu kami mencapainya.”

Melalui pendekatan personalization yang diterapkan bersama TCID, MMKSI berhasil menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih relevan di berbagai kanal digital. Personalisasi ini memungkinkan komunikasi yang lebih tepat sasaran, mulai dari promosi hingga layanan purna jual, sesuai kebutuhan dan preferensi pelanggan.

Implementasi strategi ini juga mendorong pertumbuhan signifikan pada platform MMID, yang kini telah diunduh lebih dari 550.000 user dengan rating 4.8 di Play Store dan App Store. Aplikasi ini mencatat lebih dari 270.000 kendaraan terdaftar.

Selain itu, MMKSI juga membangun komunitas digital di dalam MMID, yaitu MiMate dengan lebih dari 130.000 anggota, menciptakan ekosistem pelanggan yang semakin terhubung dan loyal.

Pendekatan berbasis data ini juga membantu MMKSI memperkuat loyalitas pelanggan dan mempercepat respon terhadap kebutuhan konsumen secara lebih proaktif.

Pendekatan personalization yang diterapkan MMKSI bersama TCID berfokus pada pemanfaatan data untuk menghadirkan komunikasi dan layanan yang lebih relevan, mulai dari interaksi di aplikasi hingga dukungan purna jual. Pendekatan ini membantu MMKSI membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan melalui pengalaman yang konsisten di seluruh kanal digitalnya.

Namun, seiring dengan semakin berkembangnya perilaku konsumen dan kemajuan teknologi data, personalization kini memasuki babak baru.

TCID memperkenalkan konsep hyper-personalization sebagai langkah berikutnya, di mana pendekatan berbasis real-time data, kecerdasan buatan (AI), dan predictive analytics digunakan untuk memahami konteks dan kebutuhan pelanggan secara individual.

Vice President transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto, mengatakan, “Personalization adalah langkah penting, tapi di masa depan brand perlu bergerak lebih jauh. Hyper-personalization memungkinkan interaksi yang lebih kontekstual, bukan hanya mengenali siapa pelanggan, tapi juga memahami situasi dan niat mereka di setiap momen.”

“Dengan menggabungkan AI dan data real-time, brand bisa menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, meningkatkan konversi, dan membangun kedekatan emosional yang berkelanjutan,” tambah Ardi.

Menurut data industri, hyper-personalization terbukti mendorong 120% peningkatan engagement rate, 100% peningkatan konversi, dan 15% kenaikan pendapatan bagi brand yang berhasil menerapkannya secara efektif.

TCID menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi brand dalam perjalanan menuju hyper-personalization, dengan menggabungkan keahlian di bidang customer experience, digital marketing, dan teknologi berbasis data untuk membantu perusahaan memahami pelanggan secara lebih mendalam.

transcosmos Indonesia merupakan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc., perusahaan yang berpusat di Jepang dan berdiri sejak tahun 1966. transcosmos Indonesia menghadirkan layanan terpadu untuk mendukung berbagai aspek bisnis klien, termasuk teknologi CX. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi website transcosmos Indonesia, Instagram transcosmos Indonesia, dan LinkedIn transcosmos Indonesia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 952 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

28 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

28 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

28 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi

28 Agustus 2026 - 20:15 WITA

IndonesiaSMMPanel Luncurkan Layanan SMM Panel Indonesia dengan 14 Kategori Platform

28 Agustus 2026 - 19:53 WITA

MEGA SHOW Hong Kong Kembali Hadir untuk Edisi ke-33, Hadirkan Lebih dari 3.000 Eksibitor Produk Asia pada Oktober 2026

28 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Trending di Bisnis