Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 24 Jun 2026 12:48 WITA ·

Tokocrypto Buka Akses Saham NVIDIA hingga SpaceX Lewat Kripto, Investor Indonesia Bisa Ikut Masuk!


Tokocrypto Buka Akses Saham NVIDIA hingga SpaceX Lewat Kripto, Investor Indonesia Bisa Ikut Masuk! Perbesar

Jakarta, 24 Juni 2026 — Tokocrypto kembali memperluas pilihan aset digital bagi pengguna di Indonesia melalui peluncuran deretan aset kripto terbaru berupa Tokenized Stocks. Produk ini merepresentasikan saham perusahaan-perusahaan ternama dunia, seperti SpaceX, Tesla, Circle Internet Group, Micron Technology, SanDisk, hingga NVIDIA, dengan Proof-of-Collateral yang dapat diakses langsung secara onchain dan rasio 1:1 terhadap saham acuan.

Kehadiran Tokenized Stocks menjadi langkah strategis Tokocrypto dalam memperkenalkan pemanfaatan tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) kepada investor kripto Indonesia. Melalui produk ini, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap aset saham global dalam bentuk token kripto, sehingga akses terhadap perusahaan-perusahaan besar dunia menjadi lebih mudah, transparan, dan selaras dengan perkembangan teknologi blockchain.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa Tokenized Stocks merupakan salah satu bentuk nyata dari evolusi industri kripto yang kini bergerak menuju fase utilitas yang lebih luas.

“Tokenized Stocks membuka babak baru bagi investor kripto Indonesia untuk mengenal aset global melalui teknologi blockchain. Produk ini bukan hanya tentang menghadirkan pilihan aset baru, tetapi juga tentang bagaimana tokenisasi dapat menjembatani pasar keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital,” katanya.

Calvin menambahkan, hadirnya Tokenized Stocks juga mencerminkan arah perkembangan industri kripto global yang semakin dekat dengan aset dunia nyata. Menurutnya, tokenisasi dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi masa depan industri keuangan digital, terutama ketika regulasi semakin matang dan adopsi investor semakin luas.

Potensi Tokenized Stocks

“Industri kripto sedang bergerak dari fase spekulatif menuju fase yang lebih produktif dan berbasis utilitas. Tokenisasi saham, obligasi, komoditas, hingga aset riil lainnya akan menjadi bagian penting dari transformasi ini. Kami ingin memastikan pengguna Indonesia dapat mengenal inovasi tersebut lebih awal, dengan tetap memperhatikan aspek kepatuhan, transparansi, dan edukasi,” jelas Calvin.

Secara global, minat terhadap tokenized stocks terus meningkat. Laporan Allium Research mencatat bahwa tokenized equities telah mencapai sekitar US$1 miliar dalam supply sejak mulai berkembang pada pertengahan 2025. Sementara itu, Kraken menyebut produk xStocks telah melampaui US$25 miliar dalam total transaction volume per Februari 2026, menunjukkan tingginya minat investor terhadap aset saham yang direpresentasikan dalam bentuk token digital.

Potensi jangka panjangnya juga dinilai besar. Citi Institute memperkirakan pasar tokenized assets dapat mencapai US$5,5 triliun pada 2030 dalam skenario dasar, dengan potensi meningkat hingga US$8,2 triliun dalam skenario bullish. Citi menilai public market securities dan aset likuid seperti saham AS serta treasury berpeluang menjadi pendorong awal adopsi tokenisasi secara global.

Keunggulan Tokenized Stocks

Keunggulan utama Tokenized Stocks di Tokocrypto terletak pada kemudahan akses bagi investor kripto di Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap saham perusahaan global tanpa harus melewati proses yang kompleks seperti pembukaan rekening sekuritas luar negeri. Selain itu, keberadaan Proof-of-Collateral secara onchain memberikan lapisan transparansi tambahan karena pengguna dapat melihat bukti jaminan aset yang mendasari token tersebut.

Produk Tokenized Stocks yang tersedia di Tokocrypto juga telah diatur secara compliance di Uni Emirat Arab atau UAE. Hal ini menjadi salah satu aspek penting karena tokenisasi aset memerlukan struktur kepatuhan yang jelas agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan diterima oleh pasar yang lebih luas.

Dari sisi industri nasional, peluncuran Tokenized Stocks juga sejalan dengan arah pengembangan regulasi aset digital di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah menyiapkan Peraturan OJK terkait tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets yang ditargetkan terbit paling lambat pada Kuartal III-2026. Regulasi ini diproyeksikan menjadi langkah penting untuk memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di sektor keuangan Indonesia.

OJK Melirik Proyek RWA

Tokocrypto menyambut positif langkah OJK tersebut. Menurut Calvin, regulasi yang jelas akan menjadi katalis penting bagi inovasi tokenisasi aset di Indonesia, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Kami melihat roadmap OJK terhadap RWA sebagai sinyal positif bagi masa depan industri aset digital Indonesia. Ketika regulasi semakin jelas, inovasi seperti tokenisasi saham dan aset dunia nyata lainnya dapat berkembang dengan lebih sehat. Kami mendukung penuh upaya regulator dalam membangun ekosistem yang aman, transparan, dan kompetitif,” kata Calvin.

Dengan peluncuran Tokenized Stocks, Calvin berharap investor kripto Indonesia dapat mulai memahami peluang besar dari tokenisasi aset global. Inovasi ini tidak hanya memperluas pilihan aset di platform Tokocrypto, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal bagaimana blockchain dapat digunakan sebagai infrastruktur baru dalam kepemilikan, perdagangan, dan transparansi aset keuangan.

“Ke depan, tokenisasi diperkirakan akan menjadi salah satu tren utama dalam industri keuangan digital. Dengan dukungan regulasi, infrastruktur teknologi, serta edukasi yang berkelanjutan, pasar kripto Indonesia berpeluang memasuki fase baru yang lebih matang, di mana aset digital tidak lagi hanya dipandang sebagai instrumen perdagangan, tetapi juga sebagai teknologi yang mampu menghadirkan akses keuangan yang lebih inklusif dan global,” tutup Calvin.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 922 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api

23 Juli 2026 - 22:50 WITA

KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

23 Juli 2026 - 19:40 WITA

Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

23 Juli 2026 - 16:40 WITA

Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung

23 Juli 2026 - 16:30 WITA

Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

23 Juli 2026 - 16:28 WITA

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas

23 Juli 2026 - 15:33 WITA

Trending di Bisnis