Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 30 Jan 2026 11:12 WITA ·

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025


Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025 Perbesar

Sepanjang tahun 2024, total kunjungan pasien di Klinik Mediska Daop 9 mencapai 20.875 kunjungan, yang terdiri dari 11.725 kunjungan pekerja dan keluarga, serta 1.066 masyarakat umum dan 8.084 peserta BPJS Kesehatan. Tren positif ini berlanjut pada tahun 2025, dengan total kunjungan meningkat menjadi 21.091 pasien, didorong oleh meningkatnya kepercayaan peserta BPJS Kesehatan yang tercatat sebanyak 8.759 kunjungan dan 979 masyarakat umum.

Jember, 30 Januari 2026 – Kepedulian terhadap kesehatan tidak hanya menjadi kebutuhan individu, tetapi juga tanggung jawab bersama. Komitmen inilah yang terus diwujudkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember melalui pengelolaan dan pengembangan layanan Klinik Mediska, yang kini tidak hanya melayani pegawai KAI, tetapi juga hadir sebagai fasilitas kesehatan terpercaya bagi masyarakat umum dan peserta BPJS Kesehatan.

Di wilayah kerja Daop 9 Jember, KAI mengoperasikan tiga Klinik Mediska yang tersebar di titik strategis, yaitu Klinik Mediska Jember di Jalan Wijaya Kusuma No.15 Jember, Klinik Mediska Ketapang di Jalan Dipo No.28 Banyuwangi, serta Klinik Mediska Probolinggo di Jalan KH. Mansyur No.46 Probolinggo. Keberadaan klinik-klinik ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat sekitar jalur perkeretaapian dalam memperoleh layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Manfaat kehadiran Klinik Mediska tercermin dari tingginya tingkat pemanfaatan layanan. Sepanjang tahun 2024, total kunjungan pasien di Klinik Mediska Daop 9 mencapai 20.875 kunjungan, yang terdiri dari 11.725 kunjungan pekerja dan keluarga, serta 1.066 masyarakat umum dan 8.084 peserta BPJS Kesehatan. Tren positif ini berlanjut pada tahun 2025, dengan total kunjungan meningkat menjadi 21.091 pasien, didorong oleh meningkatnya kepercayaan peserta BPJS Kesehatan yang tercatat sebanyak 8.759 kunjungan dan 979 masyarakat umum.

Untuk memastikan layanan berjalan optimal, KAI Daop 9 Jember menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang profesional dan berkompeten. Klinik Mediska Jember diperkuat oleh empat dokter umum, satu dokter gigi, satu apoteker, satu bidan, satu perawat, serta satu petugas administrasi. Sementara itu, Klinik Mediska Ketapang dan Klinik Mediska Probolinggo masing-masing didukung oleh dokter umum, dokter gigi, apoteker, dan perawat. Komposisi tenaga medis ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan serta rasa aman bagi setiap pasien yang datang.

Dari sisi layanan, Klinik Mediska Daop 9 menyediakan beragam fasilitas kesehatan, mulai dari pemeriksaan Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP), pelayanan kesehatan gigi termasuk scaling, layanan farmasi, pemeriksaan EKG, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana seperti cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Klinik juga melayani pembuatan surat keterangan sehat serta pemeriksaan buta warna yang banyak dibutuhkan masyarakat.

Seiring perkembangan teknologi, Klinik Mediska turut menghadirkan kemudahan melalui transformasi digital. Peserta BPJS Kesehatan kini dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN, sehingga waktu tunggu dapat ditekan dan proses pelayanan menjadi lebih efisien. Dari sisi operasional, Klinik Mediska Jember melayani pasien Senin hingga Sabtu pukul 08.00–20.00 WIB, sedangkan Klinik Mediska Ketapang dan Probolinggo beroperasi Senin hingga Sabtu pukul 08.00–14.00 WIB.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa peningkatan layanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat di wilayah operasional kereta api.

“Bagi KAI, Klinik Mediska bukan sekadar fasilitas pendukung operasional, tetapi wujud nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. Dengan tenaga medis yang profesional dan layanan yang terus kami kembangkan, kami ingin memastikan setiap orang yang datang merasa dilayani dengan baik dan pulang dengan rasa aman,” ujar Cahyo.

Ke depan, pada tahun 2026, Klinik Mediska Daop 9 Jember berencana mengembangkan layanan lebih lanjut, antara lain pelayanan Medical Check Up (MCU) kesehatan kerja serta layanan vaksinasi umroh, sebagai upaya menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin beragam.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 950 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

16 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

16 Agustus 2026 - 15:25 WITA

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM

16 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Trending di Bisnis