Manado, Sulutnews.com — Guna memperkuat disiplin, menegakkan tata tertib, serta meningkatkan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan lalu lintas, Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka hari ini melaksanakan Operasi Penegakan dan Penertiban (Gaktib) melalui pemeriksaan kendaraan terhadap prajurit TNI di wilayah kerja Kodam XIII/Merdeka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan sekaligus langkah pencegahan untuk menumbuhkan kesadaran penuh di kalangan personel agar selalu taat pada ketentuan yang berlaku. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara profesional, humanis, dan terukur, dengan menyeimbangkan aspek pembinaan sekaligus penegakan hukum yang tegas namun mendidik.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., menegaskan bahwa kedisiplinan dan kepatuhan terhadap hukum adalah cerminan utama profesionalisme prajurit.
“Setiap prajurit wajib menjadi teladan dalam menaati aturan — termasuk dalam berlalu lintas dan menjamin kelengkapan administrasi kendaraan. Disiplin tak hanya berlaku saat bertugas, melainkan harus menjadi gaya hidup sehari-hari. Saya minta seluruh prajurit Kodam XIII/Merdeka patuh sepenuhnya, melengkapi dokumen kendaraan, dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegas Pangdam.
Ia juga menekankan: Operasi Gaktib bukan sekadar mencari pelanggaran dan menindak, melainkan menjadi sarana pembinaan untuk membangun kesadaran, rasa tanggung jawab, dan budaya tertib yang tumbuh dari diri sendiri.

Senada dengan itu, Komandan Pomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem Janri Rajagukguk, S.H., M.Th., menjelaskan bahwa operasi ini adalah bagian dari program pembinaan disiplin dan upaya preventif menekan angka pelanggaran.
“Kami tidak sekadar memeriksa dan mencatat pelanggaran. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan kesadaran: disiplin lalu lintas adalah bagian dari disiplin prajurit. Seluruh pemeriksaan berjalan sesuai prosedur, humanis, dan tidak sewenang-wenang,” ujar Danpomdam.
Dalam pelaksanaannya, personel Pomdam memeriksa kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Kartu Tanda Anggota (KTA), penggunaan helm standar keselamatan, kondisi kelengkapan kendaraan, serta kepatuhan terhadap tata tertib lalu lintas lainnya.
Pemeriksaan dilakukan secara teliti dan adil. Bagi yang ditemukan melakukan pelanggaran, akan diberikan tindakan pembinaan maupun sanksi sesuai ketentuan yang berlaku — bukan untuk menghukum semata, melainkan agar menjadi pelajaran dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Operasi Gaktib dan Yustisi yang dilaksanakan secara rutin ini menjadi bukti nyata komitmen Pomdam XIII/Merdeka mewujudkan lingkungan TNI Angkatan Darat yang semakin tertib, disiplin, dan taat hukum. Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesadaran untuk taat aturan semakin tertanam kuat di setiap diri prajurit — tidak hanya saat diperiksa, tetapi setiap saat.





