Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 21 Mei 2026 12:44 WITA ·

Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi


Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi Perbesar

Telkom AI Center Aceh menggelar Technical Workshop Agentic AI secara hybrid yang diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan praktisi, pengembang, dan akademisi untuk membahas implementasi AI adaptif di berbagai sektor industri.

Banda Aceh 21 Mei 2026 – Telkom AI Center of Excellence sukses menyelenggarakan “Technical Workshop Agentic AI” secara hybrid, dihadiri oleh 70 peserta secara offline dan 48 peserta secara online melalui Zoom. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem digital Aceh sekaligus memperkenalkan konsep dan implementasi Agentic AI dalam berbagai sektor industri.

Workshop dipimpin oleh Boy Kurniawan, AI Engineer dari Inforsys, yang menjelaskan perbedaan mendasar antara sistem AI konvensional dengan Agen AI yang lebih adaptif. Fokus utama diskusi adalah penerapan nyata Agentic AI dalam bidang dukungan pelanggan (customer support), pembuatan konten kreatif, hingga analisis data kompleks.

“Kami menekankan bahwa Agen AI adalah mitra produktivitas, namun kendali tetap berada di tangan manusia. Sistem pemantauan dan kontrol yang ketat sangat diperlukan untuk mencegah tindakan sistem yang tidak sah atau erosi kualitas data,” ujar Boy dalam sesi teknis. Ia juga mengingatkan risiko “halusinasi AI” dan pentingnya validasi manusia untuk menjaga akurasi serta keamanan data.

Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan dan testimoni. TM Alif, mahasiswa Universitas Syiah Kuala, menyampaikan, “Workshop seperti ini bagus untuk kami mahasiswa, karena hal seperti ini tidak begitu detail diajarkan di kampus. Dengan mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi, kami bisa lebih siap saat masuk dunia kerja. Apalagi sekarang saingan kami di dunia kerja bukan hanya sesama manusia, tapi juga dengan AI.”

Sementara itu, Hafizh Rizki dari UIN Ar Raniry menambahkan, “Bagus bila workshop seperti ini bisa dilakukan dua minggu sekali, dengan segmen yang berbeda. Sekali-kali technical, juga bisa untuk kalangan non-teknis, sehingga ilmunya bermanfaat lebih luas.”

Melihat antusiasme tinggi, Telkom AI Center Aceh berencana menyelenggarakan workshop lanjutan setiap dua minggu dengan format lebih tersegmentasi, menyasar pengembang profesional, mahasiswa, hingga pekerja lepasan (gig workers). “Kami ingin membangun komunitas AI yang berkelanjutan di Aceh. Bukan sekadar seminar, ini adalah langkah nyata dalam berbagi pengetahuan, pelatihan, hingga akses etika AI di berbagai sektor seperti pendidikan, bisnis, ekonomi kreatif, hingga seni budaya,” ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tips Bisa Healing Tipis-Tipis Tanpa Panik Lihat Saldo

24 Mei 2026 - 15:32 WITA

Daftar Indeks Saham Dunia: Asia, Amerika, dan Eropa

24 Mei 2026 - 14:15 WITA

Wall Street Cetak Rekor Baru, Investor Mulai Optimistis Konflik Global Mereda

24 Mei 2026 - 13:23 WITA

MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

24 Mei 2026 - 10:28 WITA

Mulai Wujudkan Rencana Masa Depan dengan Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance

24 Mei 2026 - 06:40 WITA

BRI Finance Ramaikan The Elite Indonesia 2026 dengan Promo Spesial BRI KKB

24 Mei 2026 - 06:38 WITA

Trending di Bisnis