Bitung, Sulutnews.com – Di tengah kesibukan yang padat, seorang wanita paruh baya, Zaenab Karim, tak dapat menahan air matanya saat pertama kali bertemu dengan Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo M Turnip SH MH, bersama Dandim 1310/Bitung, Letkol Czi Hanif Tupen, ST MIP.
Perasaan haru dan bahagia bercampur aduk dalam dirinya setelah mengetahui bahwa rumah yang telah lama ia tempati bersama suami dan anak-anaknya akan direhab total.
Zaenab, yang kini berusia 57 tahun, menempati rumah yang jauh dari kata layak, atapnya yang bocor dan dinding triplek yang pudar, menjadi saksi bisu perjuangan keluarga kecil ini.
Sebagai seorang ibu rumah tangga, dengan penuh ketegaran, ia sehari-harinya berkebun dan menjual singkong dengan harga 10 hingga 15 ribu rupiah.
Suaminya, seorang buruh panggul di pelabuhan, hanya bisa menghasilkan 500 ribu rupiah setiap minggunya, yang tentu saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, meski dalam kekurangan, mereka tetap bertahan, saling menguatkan, dan berusaha menjalani hidup dengan penuh harapan.
“Untuk sehari-hari, kadang makan singkong untuk menutupi kekurangan yang ada. Singkong itu juga kadang dibeli oleh tetangga,” kata Zaenab dengan suara yang pelan, mengungkapkan kenyataan yang dihadapinya setiap hari.
Namun, harapan itu datang ketika Pasukan TNI AD yang tergabung dalam Program TMMD ke-123 Kodim 1310/Bitung hadir memberikan bantuan yang luar biasa.
Rumahnya selama ini jauh dari kata nyaman seperti selayaknya, kini mendapatkan perhatian serius saat proses rehabilitasi dimulai.
Zaenab tak mampu menahan perasaan harunya. Dengan air mata yang menetes, ia memeluk dada dan mengucapkan terima kasih kepada Danrem dan Dandim yang telah membuat mimpi sederhananya menjadi kenyataan.
“Terima kasih, Pak Danrem, terima kasih, Pak Dandim,” katanya sambil menahan tangis yang sudah tak terbendung. Rabu(19/02/25)
Setelah lebih dari sepuluh tahun hidup dalam kondisi yang sulit, kini Zaenab akhirnya merasakan apa itu rumah yang layak dihuni, dengan lantai semen yang sebelumnya hanya bisa ia impikan.
Rumah yang kini tengah diperbaiki dengan kerja keras Pasukan TNI AD, memberikan kenyamanan dan harapan baru bagi keluarga kecil ini.
Penuh semangat ia berniat membuka usaha warung makan dan gorengan di teras rumahnya yang kini tengah dalam tahap pengerjaan 60 persen.
Program Rumah Tidak Layak Huni(RTLH) di TMMD ke-123 Kodim 1310/Bitung , Wangurer Barat, Link 6 RT 32, Kec Madidir, Kota Bitung ini memang lebih dari sekadar pembangunan fisik.
Ini adalah sebuah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan, memberikan mereka akses kepada kehidupan yang lebih layak, dan yang paling penting, memberikan mereka harapan baru di tengah keterbatasan.
(Tzr)





