Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 15 Jan 2026 13:28 WITA ·

Tanggap Darurat Banjir Maluku Utara, Kementerian PU Identifikasi Titik Kritis dan Siagakan Alat Berat


Tanggap Darurat Banjir Maluku Utara, Kementerian PU Identifikasi Titik Kritis dan Siagakan Alat Berat Perbesar

JAKARTA, 15 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons bencana banjir yang melanda Provinsi Maluku Utara pada Januari 2026 dengan melakukan upaya tanggap darurat. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Kementerian PU telah melakukan identifikasi lapangan pada Selasa (13/1/2026) dan menyiagakan alat berat untuk menangani dampak kerusakan infrastruktur sumber daya air (SDA) di dua lokasi.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan keberlanjutan fungsi
infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah dalam masa tanggap darurat
ini.

“Kementerian PU
berkomitmen hadir cepat di lokasi terdampak bencana. Identifikasi dan survei
lapangan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk
pengerahan alat berat agar risiko banjir susulan dapat diminimalkan,” ujar
Menteri Dody.

Berdasarkan
hasil identifikasi, penanganan darurat akan dilakukan di dua lokasi terdampak
cukup parah, yakni Sungai Ake Aru di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten
Halmahera Utara, dan Sungai Ibu di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat.

Di Kabupaten
Halmahera Utara, tepatnya di Sungai Ake Aru, tim melakukan pemetaan lokasi dan
pengecekan kondisi infrastruktur sungai serta jembatan terdampak banjir. Hasil
identifikasi teknis menunjukkan adanya perubahan alur sungai dan sedimentasi
yang berpotensi mengganggu kapasitas tampung sungai, sehingga memerlukan
penanganan teknis segera.

Sementara itu,
di Sungai Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, telah terjadi kerusakan pada tebing
sungai dan muara anak sungai yang memicu genangan di permukiman warga. Tim BWS
Maluku Utara telah memetakan titik-titik kritis, terutama pada bagian tebing
sungai yang mengalami longsor, guna mencegah dampak yang lebih luas.

Kepala BWS
Maluku Utara, M. Saleh Talib, menyampaikan bahwa hasil survei lapangan tersebut
digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan teknis, baik untuk penanganan
darurat maupun rekonstruksi lanjutan. Guna mendukung upaya tersebut,
Kementerian PU memastikan kesiapan alat berat di lokasi bencana.

“Dalam masa
tanggap darurat, alat berat kami siagakan untuk pekerjaan pembersihan material
sedimen, perbaikan alur sungai, serta pengamanan tebing dan infrastruktur
sungai agar fungsi sungai dapat segera pulih dan risiko banjir berulang dapat
ditekan,” tegas Saleh.

Saleh
menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan
pemerintah daerah dan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan
penanganan banjir berjalan efektif, terintegrasi, serta menjamin keamanan
permukiman warga dan infrastruktur publik.

Kementerian PU
akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah
penanganan lanjutan berdasarkan evaluasi teknis. Langkah ini merupakan wujud
nyata komitmen Kementerian PU dalam menjaga ketahanan infrastruktur sumber daya
air dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 944 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

19 Agustus 2026 - 13:58 WITA

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

19 Agustus 2026 - 13:53 WITA

UPH Festival 2026 Bekali Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

19 Agustus 2026 - 13:33 WITA

Trending di Bisnis