AI Compass dari Telkom AI Connect Bandung mengajak peserta mengenal peluang pemanfaatan AI, memahami AI readiness, serta mengeksplorasi AI tools untuk mendukung kebutuhan profesional dan bisnis.
Perkembangan artificial intelligence (AI) yang semakin pesat membuat teknologi ini tidak lagi sebatas wacana tentang masa depan. AI kini telah hadir dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk dalam cara kita bekerja, mencari informasi, mengolah data, hingga menghasilkan ide dan solusi baru. Namun, tingkat pemanfaatan AI setiap orang tentu berbeda. Ada yang baru mulai mengenal AI, ada yang telah menggunakannya untuk mendukung pekerjaan, bahkan ada yang sudah mengembangkan solusi berbasis AI.
Melihat keberagaman tersebut, Telkom AI Connect Bandung menghadirkan “AI Connect Online Series: How AI Fits You”, sebuah rangkaian kegiatan yang mengajak peserta mengenali posisi dan peluang mereka dalam ekosistem AI berdasarkan tingkat AI readiness. Dalam rangkaian ini, terdapat empat level yang menggambarkan tahapan kesiapan seseorang dalam memahami dan memanfaatkan AI, yaitu AI Aware, AI Adopter, AI Innovator, dan AI Builder.
Level AI Aware menjadi tahap awal ketika seseorang mulai mengenal AI, memahami potensinya, serta menyadari bagaimana teknologi ini dapat memengaruhi kehidupan dan dunia kerja. Selanjutnya, AI Adopter menggambarkan mereka yang mulai menggunakan AI dalam aktivitas sehari-hari untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan. Pada level berikutnya, AI Innovator, seseorang mulai mengeksplorasi AI secara lebih mendalam untuk menciptakan pendekatan, ide, atau solusi baru. Sementara itu, AI Builder merupakan level ketika seseorang telah mampu membangun atau mengembangkan solusi berbasis AI untuk menjawab kebutuhan tertentu.
Melalui pemetaan tersebut, AI Connect tidak hanya mengajak peserta untuk menggunakan AI, tetapi juga memahami bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan tahap kesiapan masing-masing.
Memulai Perjalanan AI melalui “AI Compass”
Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, Telkom AI Connect Bandung menghadirkan workshop online bertajuk “AI Compass: Navigating the Future of Business” pada 22 Agustus 2026. Sesi ini dirancang untuk membantu peserta melihat lebih jauh berbagai peluang pemanfaatan AI dalam dunia profesional dan bisnis.
Workshop tersebut menghadirkan Akhmad Satria Daris Jaya, Co-Founder ICHIBOT, sebagai narasumber. Dalam sesi pemaparannya, peserta diajak memahami bagaimana AI dapat menjadi bagian dari proses kerja dan membantu meningkatkan efektivitas dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan profesional.
AI tidak lagi hanya dipandang sebagai teknologi yang mampu menghasilkan teks, gambar, atau informasi dalam waktu singkat. Lebih dari itu, AI dapat menjadi salah satu tools yang mendukung proses pengambilan keputusan, mengoptimalkan pekerjaan yang bersifat repetitif, membantu eksplorasi ide, hingga membuka peluang baru dalam pengembangan bisnis.
Melalui perspektif tersebut, peserta diajak untuk mulai melihat kembali aktivitas dan kebutuhan yang mereka hadapi sehari-hari. Dari sana, peserta dapat mengidentifikasi bagian mana yang berpotensi dioptimalkan dengan AI serta menentukan pendekatan yang paling sesuai.
Menemukan Peluang Implementasi AI
Salah satu hal penting dalam pemanfaatan AI bukan hanya mengetahui berbagai tools yang tersedia, tetapi memahami kebutuhan apa yang ingin diselesaikan. Dengan semakin banyaknya AI tools yang hadir, pengguna memiliki banyak pilihan untuk mendukung pekerjaan. Namun, banyaknya pilihan juga dapat membuat seseorang kesulitan menentukan tools yang benar-benar relevan.
Melalui “AI Compass: Navigating the Future of Business”, peserta diajak untuk memiliki perspektif yang lebih strategis dalam melihat pemanfaatan AI. Penggunaan AI dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membantu menyusun ide, melakukan riset awal, merangkum informasi, hingga mendukung proses pekerjaan yang lebih kompleks.
Pendekatan ini sejalan dengan konsep AI readiness yang diperkenalkan pada sesi sebelumnya. Setiap orang tidak harus langsung berada pada tahap yang sama. Seseorang yang berada pada level AI Aware dapat memulai dengan mengenali kemampuan dan potensi AI, sementara AI Adopter dapat mulai mengintegrasikannya ke dalam rutinitas kerja. Di sisi lain, mereka yang telah berada pada level AI Innovator maupun AI Builder dapat mengeksplorasi peluang yang lebih luas untuk menciptakan inovasi dan solusi berbasis AI.
Mengeksplorasi AI Tools untuk Kebutuhan Profesional
Selain membahas peluang implementasi, sesi ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi berbagai AI tools yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan profesional dan bisnis. Eksplorasi ini menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memahami AI secara konseptual, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan secara praktis.
Dengan mengenal berbagai tools dan kemampuannya, peserta dapat mulai bereksperimen sesuai kebutuhan masing-masing. Dari proses tersebut, pemanfaatan AI diharapkan tidak berhenti pada tahap mencoba, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang memberikan nilai tambah dalam pekerjaan.
Pada akhirnya, kemampuan memanfaatkan AI bukan semata-mata ditentukan oleh seberapa banyak tools yang diketahui atau digunakan. Hal yang lebih penting adalah kemampuan untuk memahami kebutuhan, memilih teknologi yang tepat, serta menggunakannya secara efektif dan bertanggung jawab.
Menentukan Arah dalam Perjalanan AI
Kehadiran “AI Compass: Navigating the Future of Business” menjadi langkah awal bagi peserta untuk mulai memetakan perjalanan mereka dalam pemanfaatan AI. Dengan memahami empat level AI readiness, yaitu AI Aware, AI Adopter, AI Innovator, dan AI Builder setiap individu memiliki kesempatan untuk mengenali posisi saat ini sekaligus menentukan langkah berikutnya.
“Mengenal level AI readiness masing-masing menjadi langkah penting bagi kita semua agar bisa menentukan apa yang akan dilakukan untuk mempelajari AI secara bertahap. Dengan acara ini, saya harap peserta dapat tergerak untuk meningkatkan level AI readiness masing-masing dan berkontribusi dalam ekosistem digital Indonesia,” ucap Mizan Lazuardi selaku Program Lead Telkom AI Connect.
Melalui “AI Connect Bandung: How AI Fits You”, Telkom berupaya membuka ruang bagi masyarakat profesional untuk semakin dekat dengan AI dan menemukan relevansinya dalam pekerjaan maupun bisnis. Sebab, di tengah perkembangan teknologi yang terus bergerak, menjadi AI-ready bukan berarti harus selalu menjadi yang paling cepat menggunakan teknologi baru, melainkan mampu menemukan cara yang tepat untuk menjadikan AI sebagai bagian dari perjalanan menuju cara kerja yang lebih efektif, inovatif, dan berdampak.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES




