Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 29 Jul 2026 11:26 WITA ·

SUCOFINDO PERKUAT TATA KELOLA EKSPOR MINERAL NASIONAL MELALUI SINERGI DENGAN KSP DAN DANANTARA


SUCOFINDO PERKUAT TATA KELOLA EKSPOR MINERAL NASIONAL MELALUI SINERGI DENGAN KSP DAN DANANTARA Perbesar

Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, Certification (TIC) dalam mendukung tata kelola ekspor mineral nasional. Melalui pengembangan strategi identifikasi mineral ikutan, termasuk Rare Earth Elements (REE) dan unsur radioaktif, SUCOFINDO mendorong proses verifikasi yang semakin komprehensif, akurat, dan akuntabel guna mendukung hilirisasi mineral serta meningkatkan daya saing industri nasional.

Komitmen tersebut sejalan dengan agenda Rapat Koordinasi Tata Kelola Ekspor Mineral Kritis dan Logam Tanah Jarang yang diselenggarakan Kantor Staf Presiden (KSP) di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (27/7). Forum tersebut membahas penguatan kebijakan dan tata kelola mineral strategis sebagai bagian dari percepatan hilirisasi nasional.

Dalam forum tersebut, Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi cadangan Logam Tanah Jarang (LTJ) yang diperkirakan setara sekitar 350 ribu ton Rare Earth Oxides (REO). Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola melalui penguatan tata kelola dan hilirisasi agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

“Logam Tanah Jarang harus dipahami sebagai pembangunan rantai nilai industri nasional, bukan sekadar aktivitas pertambangan. Nilai tambah terbesar justru tercipta setelah proses pemisahan, pemurnian, hingga menjadi komponen industri berteknologi tinggi,” kata Kepala Staf Kepresidenan.

Sinergi dengan Danantara Perkuat Sistem Verifikasi

Sejalan dengan upaya penguatan tata kelola ekspor mineral nasional, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mempererat sinergi dengan Danantara Indonesia. Dalam pertemuan antara Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, dengan Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, kedua pihak membahas penguatan sistem verifikasi ekspor mineral yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi guna mendukung peningkatan daya saing industri pertambangan nasional.

Dony Oskaria menyampaikan bahwa transformasi tata kelola, model bisnis, dan pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam membangun BUMN yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.

“Kehadiran Danantara dan Badan Pengaturan BUMN melalui transformasi tata kelola, bisnis, finansial, serta pengembangan SDM telah menghadirkan model bisnis, operasi, dan budaya kerja baru yang mendorong BUMN menuju kinerja kelas dunia,” ujar Dony Oskaria.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, menegaskan bahwa SUCOFINDO berkomitmen mendukung agenda pembangunan nasional melalui layanan Testing, Inspection, Certification (TIC) yang independen, profesional, dan terpercaya.

“SUCOFINDO akan terus mendukung agenda pembangunan nasional melalui penguatan layanan verifikasi, inspeksi, pengujian, dan sertifikasi guna meningkatkan transparansi, kepatuhan, serta kredibilitas tata kelola sektor mineral maupun sektor strategis lainnya,” ujar Sandry Pasambuna.

Ia menambahkan bahwa transformasi perusahaan terus diarahkan pada penguatan tata kelola, percepatan adopsi teknologi, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan jaringan operasional agar mampu menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis.

“Melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan kapabilitas, kami optimistis SUCOFINDO dapat terus memberikan nilai tambah bagi pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” tutup Sandry Pasambuna.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 901 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BPOM Cetak 100 Kader Pramuka Pelopor Keamanan Obat dan Makanan, Perkuat Benteng Perlindungan Masyarakat

30 Juli 2026 - 05:35 WITA

Kelola Keuangan Mingguan untuk Usaha Rumahan agar Arus Kas Tetap Sehat

29 Juli 2026 - 19:02 WITA

Midweek Volatility: Strategi Aman Menghadapi Rilis Data Ekonomi Berdampak Tinggi

29 Juli 2026 - 15:42 WITA

Enervon Active Dukung Generasi After Work Gerakkan Budaya Hidup Aktif, Sehat, & Produktif

29 Juli 2026 - 15:33 WITA

BRI KCP Pasar Tanah Abang Perkuat Layanan Perbankan bagi Pelaku Usaha dan Pengunjung Pusat Grosir Terbesar di Indonesia

29 Juli 2026 - 15:10 WITA

BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant, Pengunjung, dan Masyarakat

29 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di Bisnis