Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 26 Mar 2026 08:00 WITA ·

Strategi WhatsApp Marketing untuk Bisnis dengan Barantum


Strategi WhatsApp Marketing untuk Bisnis dengan Barantum Perbesar

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Banyak Bisnis Sudah Menggunakan WhatsApp untuk Marketing

Coba bayangkan bagaimana pelanggan pertama kali menghubungi bisnis Anda. Alih-alih membuka email atau website, sebagian besar langsung membuka WhatsApp; bertanya produk, meminta katalog, atau mencari promo terbaru. Ini bukan kebetulan. WhatsApp sudah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, sehingga wajar jika pelanggan menjadikannya kanal utama untuk berinteraksi dengan bisnis.

Di sinilah banyak bisnis mulai melihat peluang besar. Namun, sekadar membalas chat saja tidak cukup. Tanpa strategi yang jelas, komunikasi akan terasa acak dan sulit dikembangkan. Agar WhatsApp benar-benar berfungsi sebagai channel marketing yang efektif, Anda perlu pendekatan yang lebih terstruktur dan konsisten dalam menjangkau pelanggan.

Digunakan Untuk Promosi Produk dan Layanan

WhatsApp marketing sering digunakan untuk menyampaikan promosi seperti produk baru, diskon, atau event kepada pelanggan yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis. Pendekatan ini efektif karena pesan WhatsApp memiliki tingkat keterbacaan tinggi. Strategi ini menjadi bagian penting dalam praktik WhatsApp Marketing yang mengandalkan komunikasi langsung dan personal dengan pelanggan.

Digunakan Untuk Follow Up Calon Pelanggan

WhatsApp juga sering digunakan oleh tim sales untuk melakukan follow up kepada calon pelanggan. Misalnya setelah seseorang mengisi form di website atau bertanya melalui iklan digital, tim sales biasanya akan melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp.

Digunakan Untuk Menjaga Komunikasi dengan Pelanggan

Selain untuk penjualan, WhatsApp juga dapat digunakan untuk menjaga hubungan dengan pelanggan lama. Komunikasi seperti ini membantu menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan sekaligus meningkatkan loyalitas terhadap brand.

“Pesan WhatsApp bisa mencapai 80% open rate dalam lima menit pertama.” sumber: Gallabox

Tantangan Menjalankan WhatsApp Marketing Secara Manual

Meskipun WhatsApp sangat efektif sebagai kanal komunikasi, menjalankan strategi marketing melalui WhatsApp secara manual sering kali menimbulkan berbagai tantangan. Terutama ketika bisnis mulai memiliki banyak pelanggan.

Sulit Mengirim Pesan ke Banyak Pelanggan Sekaligus

Ketika Anda ingin menginformasikan promo kepada banyak pelanggan, mengirim pesan satu per satu tentu akan memakan waktu. Proses ini tidak hanya melelahkan bagi tim, tetapi juga berisiko membuat beberapa pelanggan terlewat.

Karena itu, banyak bisnis mulai menggunakan berbagai WhatsApp Marketing Tools untuk membantu mengelola kampanye komunikasi dengan pelanggan secara lebih efisien.

Follow Up Pelanggan Tidak Konsisten

Dalam proses penjualan, follow up sering menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan closing. Namun tanpa sistem yang jelas, tim sales bisa saja lupa melakukan follow up atau menunda membalas pesan pelanggan. Akibatnya, peluang transaksi yang seharusnya bisa terjadi justru hilang begitu saja.

Tidak Ada Sistem Untuk Mengelola Kampanye Pesan

Ketika WhatsApp digunakan hanya sebagai aplikasi chat biasa, bisnis biasanya tidak memiliki sistem untuk mengelola kampanye marketing. Anda mungkin kesulitan mengetahui pesan mana yang sudah dikirim, pelanggan mana yang sudah merespons, atau bagaimana performa kampanye yang sedang berjalan. Tanpa data yang jelas, strategi marketing menjadi sulit untuk dievaluasi.

“Penggunaan WhatsApp Business API meningkatkan engagement pelanggan dan menurunkan biaya marketing.” sumber: Research Gate

Jalankan WhatsApp Marketing Lebih Terstruktur dengan Barantum

Agar WhatsApp marketing berjalan lebih efektif, bisnis memerlukan sistem yang dapat membantu mengelola komunikasi pelanggan secara lebih terstruktur. Barantum menyediakan solusi yang memungkinkan perusahaan menjalankan strategi WhatsApp marketing secara lebih profesional.

Kirim Pesan Promosi ke Banyak Pelanggan Sekaligus

Salah satu strategi yang paling sering digunakan dalam WhatsApp marketing adalah mengirimkan pesan promosi kepada banyak pelanggan sekaligus. Melalui fitur WhatsApp Broadcast, Anda dapat menyampaikan informasi promo, update produk, atau pengumuman penting kepada banyak pelanggan dalam satu waktu.

Buat Automation Untuk Follow Up Pelanggan

Barantum juga memungkinkan bisnis membuat automation untuk proses follow up pelanggan. Misalnya, ketika pelanggan menunjukkan ketertarikan pada suatu produk, sistem dapat membantu mengirimkan pesan lanjutan secara otomatis. Automation seperti ini membantu memastikan setiap calon pelanggan mendapatkan respons yang konsisten.

Pantau Aktivitas dan Performa Kampanye Whatsapp Marketing

Selain membantu pengiriman pesan, Barantum juga menyediakan sistem monitoring yang memungkinkan Anda melihat aktivitas tim dan performa kampanye WhatsApp marketing. Melalui dashboard yang tersedia, Anda dapat memantau interaksi pelanggan, melihat respons terhadap pesan yang dikirim, serta mengevaluasi efektivitas strategi komunikasi yang dijalankan.

Dengan pendekatan yang lebih terstruktur, WhatsApp tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga dapat menjadi salah satu kanal marketing yang efektif untuk mendukung pertumbuhan bisnis Anda.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 962 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

11 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Trending di Bisnis