Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 8 Okt 2024 19:25 WITA ·

Staf Ahli Pemkab Rote Ndao Marthen Mulik Klarifikasi Terkait Berita Viral di Media


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Rote Ndao,Sulutnews.com – Staf ahli Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao, Dr. Marthen Mulik,kepada media ini Selasa 8 Oktober 2024 menyampaikan klarifikasinya terkait sebuah berita yang ramai diperbincangkan di salah satu media online yang ditulis oleh seorang.

Berita tersebut menuding bahwa Dr. Marthen Mulik terlibat dalam kegiatan politik praktis, yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Dalam pernyataannya, Dr. Marthen Mulik menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui telah dimasukkan ke dalam grup WhatsApp, apalagi bertindak sebagai admin grup tersebut. “Saya tidak tahu kalau saya dimasukkan dalam grup WhatsApp yang disebut-sebut dalam berita tersebut, apalagi sebagai admin. Ini jelas tidak benar,” ungkap Dr. Mulik saat memberikan klarifikasi kepada media.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah mengakses atau memposting hal apapun di media sosial yang berkaitan dengan politik. “Saya selalu menjaga posisi saya sebagai staf ahli pemerintah yang netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. Selama ini, saya juga tidak pernah menggunakan media sosial untuk memposting hal-hal yang bersifat politik,” tambahnya.

Dr. Marthen Mulik juga menyampaikan rasa terganggunya atas pemberitaan yang dianggap tidak akurat tersebut. Ia mengkritik keras langkah berita yang mempublikasikan tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepadanya. “Saya merasa sangat terganggu dengan berita ini. Media yang menulis berita tersebut tidak pernah melakukan klarifikasi kepada saya. Namun, ia sudah memuat berita dan menyatakan bahwa saya melakukan politik praktis. Ini adalah tindakan yang tidak sesuai dengan etika jurnalistik,” tegas Dr. Mulik.

Kasus ini mencuat setelah publik memperdebatkan keterlibatan beberapa pihak di lingkungan pemerintahan dalam politik praktis menjelang kontestasi politik yang akan datang. Namun, Dr. Mulik dengan tegas membantah keterlibatan dirinya dalam isu tersebut, dan menegaskan komitmennya sebagai seorang profesional yang berdedikasi untuk melayani masyarakat tanpa ada kepentingan politik pribadi.

Publik kini menantikan langkah-langkah selanjutnya dari media yang terlibat dan klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait untuk menuntaskan kesalahpahaman yang terjadi. (*/Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 1,221 kali

Baca Lainnya

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Trending di News