Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 4 Mar 2026 11:37 WITA ·

SMA Negeri 1 Manado Sesuai SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Hanya Akan Menerima 576 Siswa Dengan 16 Rombel


Foto - Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias S.Pd Perbesar

Foto - Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias S.Pd

Manado, Sulutnews.com – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd dalam tahun ajaran 2026/2027 akan menerima siswa baru sekitar 576 dengan 16 rombongan belajar ( Rombel) setiap rombel 36 siswa.

” Kami akan ikut aturan yang diatur dalam Sistim Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 dan Peraturan Gubernur (Pergu) yang akan segera dikeluarkan nanti” kata Kepsek Jemmy Jermias kepada Jurnalis Sumikolah Sulut baru baru ini disekolahnya.

Foto – Kadis Dikbud Manado Peter Assa ST.M.Sc.Ph.D

Menurut Kepsek sebagai sekolah dengan Akreditasi ” A ” ungul setiap tahun banyak masyarakat yang ingin daftarkan anaknya masuk ke- SMA Negeri 1 Manado.

” Namun sejak ada aturan dari Kemendikdasmen tentang SPMB yang mulai berlaku tahun 2025 dan juga sampai tahun ini 2026 makan kami tidak ingin menerima siswa baru menyalahi aturan SPMB” kata Jemmy Jermias yang juga bekas Kepsek SMA Kristen Eben Haezar Manado dan SMK Pembangunan Pertanian Kalasey di Minahasa.

Menurut Jemmy Jermias aturan yang kita itu terkait jalur domisili siswa sekitar 30 persen, jalur prestasi 35 persen, jalur afirmasih 30 persen dan perpindahan orang tua lima persen.” Semua aturan ini kita harus ikut kalau tidak ada sangsi bagi kami sebagai Kepsek” kata Kepsek

Ditambahkan dengan ada SPMB yang berlaku sejak tahun lalu hinga saat ini sebagai Kepsek sangat bersyukur karena kami tidak dikejar kejar dan dicari cari warga untuk memasukan anak anak mereka.

Kepsek mengatakan juga pihak sekolah sudah sosialisasi dan masyarakat mengerti dengan aturan SPMB karena itu sejak tahun lalu dalam penerimaan siswa baru sebagai Kepsek tidak menghindari dan mematikan hanphon ketika masyarakat baik pejabat orang penting datang membawa anak anak” Yang memenuhi syarat sesuai SPMB yang kita terimah” kata Kepsek

Berbeda dengan tahun 2024 lalu saat penerimaan siswa baru sebelum ada SPMB sangat bingung karena banyak dicari dan kami menghindar bahkan hanphon dimatikan karena waktu itu banyak dicari untuk menyekolahkan anak ” Namun dengan SPMB sejak tahun 2025 hinga saat ini kita aman aman saja karena masyarakat biasa dan pejabat penting bila tidak memenuhi syarat SPMB tidak diterimah” kata

Nilai TKA Siswa SMP

Menjawab yang lain, Kepsek Jemmy Jermias mengatakan, dalam SPMB tahun ajaran 2026/2027 nilai Tes Kemampuan Akademik ( TKA) siswa SMP baik Negeri dan Swasta yang akan melanjutkan kesekolah SMA dan SMK termasuk di SMA Negeri 1 Manado akan menjadi pertimbangan. Artinya sesuai aturan yang ada akan dijadikan syarat nilai TKA dan masuk dalam jalur prestasi.” Jadi Nilai TKA SMP penting juga” ujar Kepsek Jermias yang juga Guru Matematika.

Lakukan Bimbel

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Kadis Dikbud) Kota Manado Peter Assa ST.M Sc.Ph.D secara terpisah dikantornya Senin (2/3) kepada Jurnalis Sumikolah Sulut mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan TKA pada April bulan depan.” Semua SD hinga SMP baik negeri dan swasta sudah siap melaksanakan TKA” ujar Peter Assa.

Sudah sejak Januari lalu sudah ada sosialisasi disemua SD dan SMP. Dan ada bimbingan belajar ( Bimbel) disetiap sekolah dan belajar dengan baik terutama untuk matapelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

” Karena nilai TKA Siswa SMP menjadi salah satu syarat untuk masuk jejang sekolah lebih tinggi baik SMA dan SMK maka , kita didorong semua sekolah SD terutama SMP lakukan Bimbel dan belajar lebih baik” tambah Kadis Peter Assa.

Memang tidak gampang meraih nilai TKA yang tinggi terutama matapelajaran Matematika dalam waktu singkat. ” Perlu waktu panjang. Namun Kadis optimis siswa SMP di Kota Manado bisa meraih nilai yang baik dalam pelaksanaan TKA bulan April nanti.

Dari catatan yang ada jumlah SD Negeri dan Swasta di Kota Manado sekitar 200 lebih dan SMP Negeri dan Swasta sekitar 97 SMP. ( Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,378 kali

Baca Lainnya

Bursa Calon Ketua PWI Sulut Periode 2026- 2031 Sudah Dua Yang Mendaftar John Paransi, Raymond Wowor Untuk DK Baru Satu Calon Vouke Lontaan

16 Maret 2026 - 10:16 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Trending di Manado