Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Okt 2023 21:11 WITA ·

Sinergi Kemenkeu Gelar Seminar dan Bimbingan Teknis  “Peningkatan Kompetensi UMKM Naik Kelas”


Sinergi Kemenkeu Gelar Seminar dan Bimbingan Teknis  “Peningkatan Kompetensi UMKM Naik Kelas” Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Kementrian Keuangan RI kembali menggelar kegiatan Seminar dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertajuk “Peningkatan Kompetensi UMKM Naik Kelas”, bertempat di lantai 6 Gedung Keuangan Negara Jalan Bethesda Manado, 19 Oktober 2023.

Seminar dan Bimbingan teknis yang dilaksanakan Balai Diklat Keuangan Manado, bersinergi dan dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulut-Tenggo-Malut Nikodemus Sigid Raharjo, Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Sulawesi Utara Ibu Ratih Kusumawardani, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Manado, Kakanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi Utara (DJBC Sulut) Bapak Erwin Situmorang, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Suluttenggo-Malut Bapak Arif Mahmudin.

Kakanwil DJKN Nikodemus Sigid Raharjo dalam sambutan pembuka menyampaikan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2019 terdapat 65,4 juta UMKM dan mempekerjakan lebih dari 123 ribu tenaga kerja. Jumlah tersebut memberikan kontribusi sekitar 60% terhadap PDB Nasional. Dengan kontribusi yang positif tersebut, pemerintah mendorong pelaku UMKM agar dapat terus mengembangkan usaha mereka dengan cara pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hadir sebagai pembicara utama, Henny Kartikawati, kepala pusdiklat Keuagan menyampaikan, perkembangan UMKM di Indonesia saat ini cukup masif serta mampu mendukung kemajuan perekonomian nasional karena UMKM mampu mengurangi angka pengangguran dengan menyerap tenaga kerja terutama SDM di sekitar UMKM berdiri.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, realisasi penyaluran KUR melesat dari Rp198 triliun pada tahun 2020 dan Rp281 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp365 triliun pada tahun 2022. Dengan penyaluran KUR tersebut, diharapkan dana yang diberikan untuk mengembangkan UMKM dapat berefek domino terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain pemberian bantuan dana, pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM agar dapat bersaing di pasar nasional dan bahkan merambah pasar global. Pemerintah telah menyelenggarakan pelatihan, pendampingan, serta seminar terkait cara pengolahan, pengemasan, pemasaran sampai pembukuan merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah kepada pelaku UMKM. Kementerian Keuangan dengan semangat Kemenkeu Satu, turut andil dalam membantu pelaku UMKM untuk mengembangkan kompetensinya.

“Sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kualitas UMKM, Sinergi Kemenkeu Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan berkolaborasi menyelenggarakan Seminar dan Bimbingan Teknis UMKM dengan tema “Peningkatan Kompetensi UMKM Naik Kelas” ujarnya.

Ia berharap Kegiatan ini  mampu meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Seminar dan bimbingan teknis hari ini juga merupakan salah satu implementasi Learning Organization  sebagai bentuk komitmen Kementerian Keuangan dalam membangun budaya belajar untuk menghasilkan SDM yang adaptif sesuai dengan kemajuan teknologi agar dapat melaksanakan visi Kementerian Keuangan Tahun 2020-2024, yaitu “Menjadi Pengelola Keuangan Negara untuk Mewujudkan Perekonomian Indonesia yang Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan”. SDM yang adaptif dan senantiasa melakukan upaya perbaikan yang berkelanjutan diharapkan akan berhasil dengan adanya komitmen untuk selalu belajar.

Hal lain disampaikan Ratih Kusumawardani Kakanwil DJPB berharap para peserta seminar dan pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini untuk dapat menyimak, berdiskusi, dan menggali informasi dari para narasumber yang mumpuni di bidangnya.

Seminar yang dimoderatori Bapak Subarja SE.,MM Widyaiswara Ahli Madia menghadirkan para narasumber antara lain, Rio J Ringkuangan SH, Manager Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Manado, Vonny Mewengkang Pengawas Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Utara dan Julien Warow, Amd Teknik Sipil. Setelah seminar dilanjutkan dengan bimbingan teknis kepada para peserta.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 4,056 kali

Baca Lainnya

Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

8 Juli 2026 - 13:20 WITA

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

8 Juli 2026 - 12:38 WITA

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

8 Juli 2026 - 12:26 WITA

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

8 Juli 2026 - 11:41 WITA

SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

8 Juli 2026 - 11:04 WITA

Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

8 Juli 2026 - 10:45 WITA

Trending di Bisnis