Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 6 Mar 2026 16:53 WITA ·

Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026


Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026 Perbesar

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 untuk menjaga keandalan pasokan energi bersih selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, saat kebutuhan energi meningkat. Perusahaan juga memastikan kesiapan personel, prosedur tanggap darurat, serta langkah antisipatif di area berisiko seperti wilayah panas bumi di dataran tinggi yang rawan longsor.

Jakarta, 6 Maret – Bersiap akan kebutuhan energi yang melonjak pada periode Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) aktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memastikan stabilitas serta keandalan pasokan energi bersih agar tetap optimal selama masa ini.

Rika Gresia Wahyudi, selaku Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE mengutarakan bahwa dari aspek operasional Pertamina NRE selalu mengedepankan operational excellence dan HSSE excellence, baik di periode reguler maupun periode khusus seperti Ramadan dan Idulfitri. Sebagai informasi, equivalent availability faktor (EAF) pembangkit Listrik yang dikelola Pertamina NRE secara terkonsolidasi pada bulan Januari mencapai 99,26 persen, yang artinya pembangkit listrik Pertamina NRE sangat andal. Produksi listrik di Januari juga melampaui 4,6 persen dari target di bulanan atau mencapai 811.650 megawatt hours (MWh).

Namun demikian, khusus di masa Ramadhan dan Idulfitri Pertamina NRE meningkatkan kesiapsiagaan agar operasional tetap berjalan lancar. Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) dibentuk untuk mengawal kesiapsiagaan di lapangan.

“Pengaktifan Satgas RAFI sangat vital untuk memastikan seluruh aset dan operasional energi bersih yang dikelola Pertamina NRE tetap berjalan andal dan aman, sehingga dapat terus mendukung pasokan listrik berbasis energi bersih selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Rika.

Satgas RAFI Pertamina NRE bertugas melakukan pemantauan operasional secara intensif terhadap seluruh portofolio pembangkit energi bersih yang dikelola perusahaan, termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi, tenaga surya, serta fasilitas energi rendah karbon lainnya. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam dengan melibatkan baik dari tim operasional di berbagai wilayah kerja, ataupun melalui ruang kendali.

Dengan memanfaatkan New Renewable Energy Optimization and Visualization (NOVA) yang merupakan sistem pemantauan aset operasi, Pertamina NRE dapat melakukan monitoring secara real-time dan terintegrasi langsung dari kantor pusat Pertamina NRE Jakarta. Di sisi lain, perusahaan juga memastikan pemenuhan kebutuhan personel di lapangan selama masa satgas, memastikan kesiapan operator saat menjalankan tugas, serta penerapan emergency response untuk koordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan keadaan darurat dan situasi kritis. Khusus di area operasi panas bumi yang berlokasi di dataran tinggi, Pertamina NRE melalui anak usahanya yang mengelola pembangkit Listrik panas bumi (PLTP), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), juga mengantisipasi apabila terjadi longsor.

Pertamina NRE mengelola portofolio energi bersih dengan total kapasitas terpasang sebesar 3 gigawatt (GW) yang mencakup pembangkit listrik berbasis energi surya, panas bumi, gas alam cair (LNG), dan biogas. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 55,69 MW; pembnagkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) mencapai 1,8 GW; dan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) mencapai 2,4 MW.

Sedangkan di sektor panas bumi, PGE mengelola enam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dioperasikan sendiri dengan total kapasitas 727,5 MW yang berada di Kamojang dan Karaha (Jawa Barat), Ulubelu (Lampung), Lahendong (Sulawesi Utara), Lumut Balai (Sumatera Selatan), serta Sibayak (Sumatera Utara).

Melalui pengaktifan Satgas RAFI 2026, Pertamina NRE sebagai bagian dari Pertamina Group menegaskan perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional, khususnya dalam memastikan pasokan energi bersih tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, saat aktivitas masyarakat meningkat dan kebutuhan energi turut mengalami lonjakan. Hal ini menunjukkan upaya perusahaan untuk hadir bagi masyarakat di semua lini penyaluran energi hingga memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 904 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

JALAN SEHAT BALI PINK RIBBON KEMBALI DIGELAR 17 OKTOBER 2026

13 Agustus 2026 - 10:34 WITA

IFG Life Bukukan Laba Bersih Rp482 Miliar, Catatkan Pertumbuhan Kinerja Operasional pada 2025

13 Agustus 2026 - 10:27 WITA

Dari YIA ke Pusat Kota Yogyakarta, Kini Makin Mudah Naik KAI Bandara

13 Agustus 2026 - 10:13 WITA

KAI BANDARA CATAT 1,56 JUTA PENUMPANG KA BANDARA YIA HINGGA JULI 2026

13 Agustus 2026 - 10:10 WITA

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

13 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

13 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di Bisnis