Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sultra · 20 Agu 2026 11:18 WITA ·

Sespim Polri Teliti Kepemimpinan Futuristis di Polda Sultra, Fokus Penegakan Hukum Berbasis Teknologi


Sespim Polri Teliti Kepemimpinan Futuristis di Polda Sultra, Fokus Penegakan Hukum Berbasis Teknologi Perbesar

KENDARI, SULUTNEWS.COM  –  Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan penelitian tahap II di Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) untuk mengkaji kebutuhan kepemimpinan kepolisian dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kompleksitas penegakan hukum.

Penelitian yang berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra, Rabu (19/8/2026), mengangkat tema “Pengembangan Kepemimpinan Polri yang Futuristis dalam Penegakan Hukum yang Modern dan Berkeadilan.”

Kegiatan tersebut dibuka Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K. Hadir pula pejabat utama Polda Sultra serta tim peneliti Sespim Lemdiklat Polri.

Tim penelitian dipimpin Kombes Pol. Leonardus Eric Bhismo, S.I.K., S.H., M.H., bersama Wakil Ketua Tim Kombes Pol. Frans Sentoe, S.I.K., serta konsultan, sekretaris dan anggota tim.

Kapolda Sultra Soroti Pentingnya Keputusan Berbasis Data

Dalam forum tersebut, Kapolda Sultra menekankan bahwa tantangan kepolisian saat ini semakin kompleks. Perubahan teknologi dan dinamika sosial membuat pola kepemimpinan Polri harus mampu beradaptasi dengan cepat.

Menurut Himawan, kemampuan membaca situasi kamtibmas tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman. Pimpinan kepolisian perlu memiliki kemampuan deteksi dini dan analisis terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

“Kepekaan terhadap dinamika kamtibmas serta kemampuan menganalisis setiap potensi gangguan keamanan menjadi salah satu kunci utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Himawan.

Ia menilai kemampuan analisis menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kebijakan. Data yang akurat diperlukan agar keputusan strategis kepolisian tidak dibangun berdasarkan perkiraan.

“Dalam tugas kepolisian tidak ada ruang untuk mengambil keputusan berdasarkan perkiraan semata,” ujarnya.

Polda Sultra Dorong Pemanfaatan Teknologi

Konsep kepemimpinan futuristis tersebut mulai diterapkan Polda Sultra melalui pemanfaatan teknologi dan informasi dalam pelaksanaan tugas.

Pada bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), informasi dari laporan pengaduan masyarakat dan media sosial digunakan sebagai salah satu bahan untuk memperkuat patroli serta membaca potensi gangguan keamanan.

Di bidang pelayanan publik, Polda Sultra juga memperluas layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga wilayah terluar dan kepulauan.

Sementara di bidang penegakan hukum, Polda Sultra menerapkan kebijakan pinjam pakai barang bukti kendaraan bermotor dalam kondisi tertentu. Kebijakan tersebut diarahkan agar proses hukum tetap berjalan tanpa menghambat aktivitas masyarakat secara berlebihan.

Polda Sultra juga menyiapkan pengembangan Command Center yang nantinya terintegrasi dengan jaringan CCTV di sejumlah titik strategis. Sistem tersebut dirancang untuk memperkuat pemantauan situasi secara real-time melalui dukungan teknologi.

Kepemimpinan Polri Dituntut Adaptif

Himawan mengatakan perkembangan hukum, bahasa dan teknologi merupakan bagian dari perubahan peradaban yang harus direspons institusi kepolisian.

Karena itu, penelitian Sespim Lemdiklat Polri dinilai penting untuk menghasilkan rekomendasi mengenai model kepemimpinan yang mampu menghadapi perubahan lingkungan strategis sekaligus memperkuat kualitas penegakan hukum.

“Melalui forum penelitian ini, kita harapkan lahir berbagai gagasan baru yang mampu menjawab tantangan kepemimpinan Polri di masa depan,” katanya.

Penelitian tahap II di Polda Sultra tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pengembangan kepemimpinan Polri yang lebih adaptif, profesional dan mampu memanfaatkan teknologi dalam memberikan pelayanan serta penegakan hukum kepada masyarakat.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Dandim 1417/Kendari Hadiri Forkopimda Menyapa dan Penyaluran Bantuan Beras untuk 250 Warga Puuwatu

19 Agustus 2026 - 17:09 WITA

Kakanwil BPN Sultra Pimpin Rapat Evaluasi Bahas Progres Pelaksanaan Dan Percepatan Kegiatan Tahun 2026

19 Agustus 2026 - 06:15 WITA

Aksi Sigap Babinsa Koramil 1417-02/Wawotobi Padamkan Si Jago Merah Di Hutan Konawe

18 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Perkuat Sinergi Berantas Peredaran Barang Ilegal Di Sultra, Kapolda Sultra Terima Kunker Dan Audiensi Bea Cukai

18 Agustus 2026 - 17:28 WITA

Dandim 1417/Kendari Hadiri Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 Di Balai Kota Kendari

17 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, PT. GAP Gelar Upacara Bendera, Lomba Serta Game Bersama Seluruh Karyawan Dan Manajemen Perusahaan

17 Agustus 2026 - 16:58 WITA

Trending di Sultra