Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Sulsel · 26 Sep 2026 20:21 WITA ·

Sengketa Batu Kali Picu Saling Lempar, Polsek Telluwanua Redam Konflik Warga


Sengketa Batu Kali Picu Saling Lempar, Polsek Telluwanua Redam Konflik Warga Perbesar

PALOPO, SULUTNEWS.COM  –  Sengketa pengambilan batu kali memicu aksi saling lempar antarwarga di kawasan perbatasan Kota Palopo dan Kabupaten Luwu, Jum’at (25/9/2026) malam.

 

Warga Lingkungan Limbong Lotong, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, terlibat ketegangan dengan pemuda Dusun Barammamase, Desa Barammamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

 

Menanggapi kejadian itu, Polsek Telluwanua langsung bergerak menuju lokasi. KA SPKT AIPTU Sartihs bersama personel piket gabungan mendatangi lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 22.30 WITA.

 

Menurut keterangan yang dihimpun polisi, persoalan bermula dari aktivitas pengambilan batu kali menggunakan truk jungkit atau dump truck di aliran sungai perbatasan.

 

Sebelumnya, warga Limbong Lotong menegur aktivitas tersebut. Mereka menilai pengambilan batu kali dapat merusak lingkungan karena bebatuan sungai membantu menahan gerusan air yang mengancam permukiman warga.

 

Namun, teguran itu memicu ketegangan. Sekitar pukul 22.00 WITA, kedua kelompok melempar batu di pinggir sungai.

 

Situasi sempat mereda. Akan tetapi, sekitar pukul 00.25 WITA, ketegangan kembali muncul di sekitar jembatan batas wilayah.

 

Sejumlah warga kemudian berteriak dan saling melempar batu. Melihat kondisi tersebut, personel gabungan Polsek Telluwanua langsung mengambil tindakan.

 

Polisi menghalau kedua kelompok secara tegas sekaligus persuasif. Langkah itu membuat kedua kelompok membubarkan diri dan meninggalkan lokasi.

 

Kapolsek Telluwanua AKP H. Anwar, S.H., meminta kedua pihak menahan diri. Ia juga mengingatkan warga agar tidak terpancing emosi.

 

“Kami telah mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi. Persoalan ini akan segera kita selesaikan secara kekeluargaan melalui forum mediasi resmi yang difasilitasi oleh pemerintah dan aparat keamanan guna mengatur regulasi pemanfaatan batu kali di wilayah perbatasan,” ujarnya.

 

Selanjutnya, polisi memperketat penjagaan di sekitar lokasi. Personel gabungan terus memantau pergerakan warga untuk mencegah bentrokan susulan.

 

Hingga pukul 01.51 WITA, personel masih berjaga di Jembatan Batas yang menghubungkan Limbong Lotong dan Dusun Barammamase.

 

Sementara itu, polisi terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga situasi tetap kondusif. Hingga pemantauan terakhir, warga kedua wilayah kembali beraktivitas tanpa benturan.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 935 kali

Baca Lainnya

Kenang Jasa Pahlawan, Kasdam XIV/Hasanuddin Pimpin Ziarah Rombongan HUT ke-81 TNI di TMP Panaikang

29 September 2026 - 00:56 WITA

Polres Tator Atur Lalu Lintas, Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan

29 September 2026 - 00:37 WITA

300 Karung Beras SPHP Bulog Ludes Terjual dalam Sejam, RoSDM Polda Sulsel Bantu Warga

28 September 2026 - 23:00 WITA

Polda Sulsel Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan dan TPPU

28 September 2026 - 22:47 WITA

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Polisi dan Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Benteng Palopo

28 September 2026 - 22:27 WITA

Kapolres Palopo Kunker ke Polsek Telluwanua, Tekankan Pelayanan dan Kamtibmas

28 September 2026 - 22:16 WITA

Trending di Sulsel