Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Minut · 15 Sep 2025 23:57 WITA ·

Sekjen Apkasi Joune Ganda Pimpin Rapat Internal Bersama Ketum Apkasi Bahas Soal Dana Transfer Pusat ke Daerah


Foto : Ketum Apkasi Burzah Zarnubi(Bupati Lahat, Kiri) dan Sekjen Apkasi Joune Ganda(Bupati Minahasa Utara, Kanan), saat memimpin rapat, Senin( 15/9/2025). Perbesar

Foto : Ketum Apkasi Burzah Zarnubi(Bupati Lahat, Kiri) dan Sekjen Apkasi Joune Ganda(Bupati Minahasa Utara, Kanan), saat memimpin rapat, Senin( 15/9/2025).

Minut,Sulutnews.com – Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia(Apkasi) menggelar zoom meetting dan pembahasan internal terkait rencana efisiensi efiensi Dana Transfer ke daerah(TKD) oleh pemerintah pusat.

Diketahui rapat daring ini dipimpin langsung ketum Apkasi Burzah Zarnubi(Bupati Lahat) dan Sekjen Apkasi Joune Ganda(Bupati Minahasa Utara), Senin( 15/9/2025).

Ketum Apkasi menuturkan, tujuan dari rapat internal ini diantaranya untuk menggali informasi terkait permasalahan didaerah, meningidentifikasi dampak efisiensi TKD terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

” Adapun hasil dari rapat internal ini akan menjadi catatan atau rekomendasi yang akan disampaikan kepada Mendagri dan Menkeu” tukas Zarnubi.

Sementara itu, Sekjen Apkasi Joune Ganda menambahkan, dari rapat yang dilaksanakan dengan pengurus dan anggota, mayoritas daerah saat ini bergantung pada TKD karena PAD yang masih kecil, sehingga efisiensi TKD berpotensi menghambat belanja publik dan pembangunan di daerah tersebut.

” Ketergantung daerah terhadap TKD masih sangat tinggi, sementara APBD mayoritas terserap belanja pegawai, sehingga ditakutkan berdampak pada roda pemerintahan termasuk menghambat belanja publik” kata Joune Ganda.

Dia menambahkan, rencana efisiensi Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat, yang bisa berdampak pada Pemda dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kecil, seperti gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan proyek pembangunan fisik lainnya.

Katanya, sebagai tindak lanjut dari rapat internal ini, pihaknya telah mengirimkan surat untuk audensi dengan Mendagri dan Menteri Keuangan.

” Intinya, Apkasi mendorong agar pemerintah pusat memberikan ruang dialog dengan Pemda untuk membahas masalah beragam terkait penurunan TKD dan peninjauan ulang alokasi anggaran.” tegas Bupati Minut 2 periode itu bernada optimis.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan kebijakan pengalihan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) merupakan upaya mewujudkan realisasi program yang efisien.

Tito mengungkapkan hasil monitoring dan evaluasi Kemendagri yang menunjukkan masih ada sejumlah daerah yang kurang optimal dalam mengelola program dan anggarannya.

Lebih jauh Mendagri menjelaskan bahwa prinsip efisiensi terbukti dapat diterapkan oleh pemerintah daerah (Pemda). Karena itu, pemerintah mengalihkan anggaran TKD untuk program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Program tersebut antara lain jaring pengaman sosial, pendidikan, Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah, kesehatan, serta program lain yang mengakomodasi kepentingan rakyat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal kembali dilonggarkannya alokasi dana transfer ke daerah (TKD) usai adanya efisiensi anggaran.

Purbaya menyebut kebijakan terkait TKD masih akan didiskusikan dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Sebelumnya alokasi transfer ke daerah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 turun signifikan dari tahun sebelumnya menjadi Rp 650 triliun. Sementara realisasi dalam APBN 2025 yang mencapai Rp 919 triliun.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,037 kali

Baca Lainnya

Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Inovasi YSK-VM di Kema Tuai Dua Jiwa Dibaptis

10 Oktober 2026 - 23:57 WITA

80 Siswa di SNT 4 Minahasa Utara Sulut Sudah Berjalan Baik Proses Pembelajaran, Kepsek Maria Walukouw Optimis Kualitas Baik

6 Oktober 2026 - 23:05 WITA

Team Bridge Open Minahasa Utara Promosi Kelas A Kejuaraan Nasional

30 September 2026 - 17:50 WITA

104 Bakal Calon Kepala Sekolah Sangihe Ikuti Pelatihan, Wabup Tekankan Kepemimpinan dan Inovasi

29 September 2026 - 23:19 WITA

Team Bridge Mixed Minahasa Utara Raih Runner Up Kejuaraan Nasional

28 September 2026 - 14:38 WITA

KMGI GMAHK Peduli Karhutla, Gelar Baksos dan Salurkan Bantuan untuk Relawan Pemadam di Minahasa Utara

27 September 2026 - 23:57 WITA

Trending di advent