Setiap pertemuan menghadirkan perspektif baru. Dalam dunia seni, pertemuan tersebut dapat melahirkan dialog, pertukaran ide, hingga cara baru dalam melihat dunia di sekitar kita
Setiap pertemuan menghadirkan perspektif baru. Dalam dunia seni, pertemuan tersebut dapat melahirkan dialog, pertukaran ide, hingga cara baru dalam melihat dunia di sekitar kita. ASHTA District 8 menghadirkan INTERSECTION , sebuah inisiatif yang merayakan perjumpaan antara seniman, galeri, dan beragam budaya visual kontemporer dalam satu ruang yang sama yang berlangsung pada 3–28 Juni 2026.
Bekerja sama dengan V&V Gallery dan Rika Contemporary, INTERSECTION mengangkat gagasan tentang bagaimana seni dapat menjadi titik temu bagi berbagai latar belakang budaya, pengalaman personal, dan cara pandang yang berbeda. Melalui karya-karya yang lahir dari refleksi terhadap memori, budaya populer, kehidupan urban, hingga pengalaman sehari-hari, program ini menghadirkan dialog visual yang terus berkembang antara Jakarta, Tokyo, dan lanskap seni kontemporer global.
Semangat tersebut tercermin melalui kehadiran karya dari sejumlah seniman dan figur seni kontemporer yang telah memberikan pengaruh besar dalam perkembangan budaya visual global maupun lokal. Di antaranya adalah Andy Warhol, Takashi Murakami, Yayoi Kusama, Yoshitomo Nara, Daniel Arsham, Mr. Doodle, Nobuyoshi Araki, Yuichi Hirako, serta seniman Indonesia seperti A.T Sitompul, Dimas Kurniadi, Fauzan, Joko Nastain, Prabu Perdana, Rizal Kuzma, Svkmatra, Wednesday Lim, dan Zoe. Kehadiran para seniman ini memperkuat INTERSECTION sebagai ruang yang menghubungkan berbagai praktik seni lintas generasi, geografis, dan budaya dalam satu percakapan yang terus berkembang.
PARALLEL CONVERSATIONS: Ruang Dialog Berbagai Perspektif
Sebagai bagian dari rangkaian INTERSECTION, PARALLEL CONVERSATIONS hadir sebagai sebuah pameran yang mempertemukan seniman internasional dan Indonesia melalui beragam perspektif yang berjalan berdampingan. Alih-alih menghadirkan satu narasi tunggal, pameran ini mengajak pengunjung untuk menelusuri berbagai percakapan visual yang terbentuk dari perbedaan latar budaya, pengalaman personal, dan cara pandang masing-masing seniman.
Di dalam pameran ini, referensi budaya populer, media massa, dan praktik visual kontemporer beririsan dengan karya-karya yang berangkat dari memori, keseharian, serta konteks yang lebih personal dan lokal. Sebagian seniman mengeksplorasi bahasa visual yang telah dikenal secara global, sementara yang lain menghadirkan observasi yang lebih intim terhadap lingkungan di sekitarnya. Melalui pertemuan berbagai pendekatan tersebut, PARALLEL CONVERSATIONS menghadirkan ruang bagi resonansi, kontras, dan refleksi yang terus berkembang di antara karya dan pengunjung.
Selain menikmati pameran, pengunjung juga dapat menikmati berbagai program belanja eksklusif selama periode berlangsung. Melalui program Live to Shop, pengunjung berkesempatan mendapatkan voucher belanja senilai Rp100.000 dengan minimum transaksi Rp750.000. Sementara itu, program Feel Good Shopping menawarkan complimentary drink dari dibawahtangga Aguna untuk minimum pembelanjaan Rp300.000. Bagi komunitas District 8, tersedia pula program District 8 Exclusives berupa complimentary drink dengan minimum transaksi Rp100.000 dan menunjukkan kartu akses District 8, serta tambahan voucher belanja Rp50.000 bagi anggota baru ASRI Living.
Melalui INTERSECTION, ASHTA District 8 kembali memperkuat komitmennya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi melalui seni, budaya, dan komunitas. Program ini menjadi ruang bagi publik untuk mengeksplorasi berbagai perspektif, menemukan titik temu dari perbedaan, serta merasakan bagaimana seni dapat terus menghadirkan percakapan yang relevan dalam kehidupan urban masa kini.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES






