Kaur – Pemerintah Desa Nusuk Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur berhasil melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa atau MUSRENBANG DESA). Acara ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan mengenai Rencana Kerja Desa (RKP Desa) tahun 2024 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Desa (DU-RKP) periode yang sama.
Musyawarah perencanaan berlangsung di kantor Desa Nusuk pada Senin (22/1/2024). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan antara lain Pejabat Urusan Pemerintahan Kecamatan Semidang Gumay, perwakilan TNI dan Polri, pendamping desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota Pemuda. Organisasi (Karang Taruna), tokoh muda, dan tamu-tamu terhormat lainnya.
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Desa Nusuk menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan forum partisipatif perencanaan pembangunan desa yang diselenggarakan secara kolaboratif antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga desa, perwakilan masyarakat, dan perangkat pemerintah daerah.
“Tujuan Musrenbangdes adalah untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam proses penyusunan RKPDes dan DU-RKP,” ungkap Mahyen, Kepala Desa Nusuk.
Pendekatan inklusif ini menegaskan komitmen pemerintah desa untuk memastikan bahwa rencana pembangunan selaras dengan kebutuhan dan aspirasi warga setempat. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama, serta perwakilan pemuda, desa bertujuan untuk menciptakan strategi pembangunan yang komprehensif dan inklusif untuk tahun 2024.
Partisipasi aktif pemerintah dan tokoh masyarakat dalam Musrenbangdes mencerminkan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan dan kesejahteraan Desa Nusuk. Hasil musyawarah ini akan menjadi landasan bagi RKP Desa dan DU-RKP, yang menjadi pedoman pemerintah desa dalam melaksanakan proyek pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak sepanjang tahun. Keberhasilan penyelenggaraan Musrenbangdes merupakan bukti semangat kolaborasi dan keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan inklusif di Desa Nusuk. (Toni Basrin Gumay)







